Kemarau Bikin Warga Lamaru Kesulitan Air, Kodim Balikpapan Bangunkan Sumur Bor

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB
BERPROSES: Kodim 0905/Balikpapan menyelesaikan permasalahan air bersih masyarakat di Kelurahan Lamaru dengan membangunkan satu titik sumur bor.
BERPROSES: Kodim 0905/Balikpapan menyelesaikan permasalahan air bersih masyarakat di Kelurahan Lamaru dengan membangunkan satu titik sumur bor.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Persoalan akses air bersih masih menjadi perhatian di sejumlah kawasan Kota Minyak, khususnya wilayah yang berada di kawasan pinggiran dan memiliki kondisi geografis tertentu. Salah satunya Kelurahan Lamaru. Melihat kondisi tersebut, Kodim 0905/Balikpapan menghadirkan solusi.

Kodim 0905/Balikpapan menyelesaikan permasalahan air bersih di Kelurahan Lamaru dengan membangun satu titik sumur bor. Program itu dilakukan setelah melihat kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air, terutama ketika memasuki musim kemarau.

Kondisi geografis dan persebaran permukiman di Lamaru membuat kebutuhan air bersih tidak bisa disamakan dengan kawasan perkotaan yang lebih padat.

Baca Juga: Proyek Gas Laut Dalam Kaltim Mulai Digarap, FPSO North Hub Masuk Tahap Konstruksi

“Kenapa kami memilih Lamaru sebagai sasaran pembuatan sumur bor? Karena kami melihat di sana keterbatasan air bersih. Kalau musim kemarau, masyarakat hanya mengandalkan sumber air tertentu. Ketika hujan tidak ada atau sungai mulai surut, mereka kesulitan,” kata Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung baru-baru ini.

Ia mengatakan, program sumur bor merupakan bentuk nyata pembinaan teritorial untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut persoalan air menjadi semakin terasa ketika musim kemarau berlangsung. Masyarakat harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk mendatangkan air menggunakan tangki.

Kondisi tersebut kemudian menjadi pertimbangan Kodim untuk membangun sumber air yang dapat digunakan masyarakat secara lebih berkelanjutan. “Kalau musim kemarau, mereka bisa sampai membeli atau menyewa tangki untuk memasukkan air ke tempat penampungan masing-masing,” ujarnya.

Denny mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut telah selesai dikerjakan. Untuk tahun ini, baru satu titik yang dibangun, namun pihaknya memiliki rencana untuk menambah titik lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Hilirisasi Kaltim Masih Lemah, Banyak Komoditas Dijual Mentah ke Luar Daerah

Penentuan lokasi tidak dilakukan secara sembarangan. Kodim terlebih dahulu melihat kepadatan permukiman dan kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi. Dari hasil pemetaan, terdapat kawasan permukiman yang jarak antar kelompok rumahnya cukup berjauhan. Karena itu, pembangunan sumber air diarahkan terlebih dahulu ke titik yang memiliki konsentrasi warga cukup banyak.

“Yang kita cari adalah titik yang memang paling padat dulu. Karena di Lamaru itu rumah-rumah tidak seperti di tengah kota yang berdekatan. Ada yang berkumpul, kemudian berjarak cukup jauh lagi dengan kelompok rumah lainnya,” jelas Denny. Satu titik sumur bor yang telah dibangun diperkirakan dapat memberikan manfaat bagi puluhan kepala keluarga di kawasan tersebut.

Ia mengatakan, masyarakat yang berada di kawasan itu memang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan masyarakat di pusat kota. Ketersediaan jaringan air menjadi salah satu persoalan yang harus diperhatikan karena jarak permukiman dan kondisi wilayah.

Bagi Kodim, pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.

Denny menegaskan, prinsip tersebut menjadi dasar bagi seluruh kegiatan satuan kewilayahan. “Nyawanya kita adalah mengatasi kesulitan rakyat yang berada di sekelilingnya. Apa yang menjadi kesulitan rakyat di lapangan, itu yang akan menjadi program kita,” tegasnya.

Selain memberikan akses terhadap air bersih, pembangunan tersebut juga diharapkan mengurangi beban ekonomi masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air ketika musim kemarau.

"Program sumur bor tidak hanya diposisikan sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai bagian dari intervensi terhadap persoalan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pinggiran Balikpapan," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Kodim 0905 Balikpapan sumur bor Lamaru air bersih Lamaru bantuan air bersih Balikpapan kelurahan lamaru