Atasi Antrean Pertalite di Balikpapan, Dishub Siapkan Jam Operasional Khusus BBM Subsidi

Dina Angelina • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 14:01 WIB
SOLUSI: Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan M Fadli Pathurrahman menjelaskan skema mengatasi antrean kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi. (ANGGI/KP)
SOLUSI: Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan M Fadli Pathurrahman menjelaskan skema mengatasi antrean kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi. (ANGGI/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Fenomena migrasi pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax ke Pertalite memicu antrean kendaraan yang kian mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Balikpapan. Keterbatasan jumlah SPBU penyalur BBM bersubsidi ini pun mulai mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas usaha di sekitarnya.

​Penumpukan kendaraan bahkan memakan badan jalan dan memicu kemacetan parah, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi ini membuat sejumlah pemilik toko di sekitar SPBU memasang imbauan agar kendaraan antre tidak menutupi akses tempat usaha mereka.

​Menanggapi permasalahan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan bergerak cepat. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan Wali Kota Balikpapan bersama BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga pekan lalu, Dishub akan menggelar rapat lanjutan dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga: Dana Kurang Salur Balikpapan Capai Rp425 Miliar, Pusat Hanya Beri Tambahan Dana Rp12 Miliar  

​Kepala Dishub Balikpapan, M Fadli Pathurrahman, mengungkapkan bahwa keputusan bersama untuk menambah titik SPBU penyalur BBM bersubsidi, khususnya bagi kendaraan roda dua.

​"Ada beberapa titik yang rencananya dibuka, seperti SPBU MT Haryono depan Majesty dan kawasan Grand City. Itu SPBU milik pengusaha lokal yang kita ajak kerja sama agar wilayah ini bisa terkondisikan," ujar Fadli, Senin (17/8/2026).

Untuk mencegah penumpukan kendaraan pada waktu krusial—seperti jam berangkat sekolah dan kerja—Dishub Balikpapan merancang skema pengaturan jam operasional pengisian BBM bersubsidi.

Baca Juga: Program MBG di Balikpapan Kian Meluas, 36 SPPG Beroperasi dan Target Capai 80 Unit

​Rencananya, pelayanan BBM bersubsidi hanya akan dibuka pada dua sesi waktu khusus:

​Sesi Pagi–Siang: Pukul 09.00 – 12.00 Wita

​Sesi Malam: Pukul 20.00 – 23.00 Wita

​Langkah ini diharapkan menjadi strategi ampuh untuk mengurai kemacetan panjang yang mulai meresahkan pengguna jalan.

​Selain mengatur jadwal pengisian BBM, Dishub Balikpapan juga bakal memberlakukan kembali rekayasa lalu lintas di beberapa titik rawan kemacetan, terutama di kawasan Simpang Wika dan Balikpapan Baru.

​"Kami akan menutup aksesnya sesuai hasil keputusan bersama Forum Lalu Lintas," tegas Fadli.

​Sesuai aturan yang disepakati sejak April lalu, kendaraan dari arah Polda Kaltim nantinya tidak diperbolehkan langsung berbelok ke arah Grand City di Simpang Wika. Pengendara diharuskan memutar balik (U-turn) di kawasan Global Sport.

​Dishub menegaskan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana penunjang rekayasa jalan ini akan segera dilanjutkan setelah mendapatkan persetujuan pada Perubahan APBD 2026. (*)

Editor : Duito Susanto
antrean Pertalite Balikpapan bbm langka Dishub Balikpapan dinas perhubungan bbm subsidi