Merdeka dari Narkoba! Ini Pesan Dirresnarkoba Polda Kaltim untuk Kawula Muda

M Ibrahim • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Momen Kemerdekaan RI Ke-81 dimanfaatkan Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu dengan mengajak generasi muda memperkuat karakter, mengejar prestasi dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba.

Anak muda merupakan aset penting bangsa. Karena itu, masa depan generasi muda harus dijaga dari berbagai ancaman yang dapat menghambat cita-cita mereka. “Bebaskanlah dirimu, merdekakanlah dirimu dari budaya-budaya buruk agar masa depanmu lebih cerah,” ujarnya.

Generasi muda adalah aset. Oleh karena itu, lakukan yang terbaik untuk diri karena masa depanmu ditentukan oleh dirimu sendiri. Ia menegaskan, perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian maupun aparat penegak hukum.

Upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran setiap individu, terutama generasi muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan derasnya informasi di media sosial. Langkah pertama untuk melindungi diri dari narkoba adalah mengenali jenis, dampak dan bahaya penyalahgunaannya.

Baca Juga: Bawa Nama Balikpapan, Kapolresta Jerrold Pimpin Upacara Penurunan Bendera di Istana

Generasi muda tidak mudah percaya terhadap informasi yang hanya menampilkan sisi tertentu narkoba. Di tengah derasnya arus informasi internet dan media sosial, anak muda harus mampu memilah informasi dan mencari pengetahuan dari sumber yang dapat dipercaya.

“Kalian kan kepo. Cari tahu dong bahaya buruknya apa. Jangan cuma mau dengar yang baik-baik saja,” urainya. Rasa ingin tahu merupakan hal yang wajar dimiliki anak muda. Namun, rasa penasaran tersebut harus diarahkan kepada hal positif, bukan dengan mencoba narkoba untuk sekadar mengetahui efeknya.

Sebab, keputusan untuk mencoba narkoba untuk pertama kali dapat menjadi awal dari persoalan yang lebih besar. “Lebih banyak bahaya buruknya daripada hal-hal yang baik,” ujarnya. Selain pengetahuan, Romylus menilai kekuatan mental dan spiritual juga menjadi benteng penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Renungan Suci HUT ke-81 RI di Samarinda, Kapolda Kaltim Ingatkan Tugas Generasi Penerus

Karena itu, generasi muda diminta memperkuat iman dan ibadah sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan diri. “Perkuat iman dan ibadah kalian. Ajaran agama mengajarkan kita untuk menghindari hal-hal yang buruk, termasuk bahaya narkoba,” pintanya.

Kemampuan menolak narkoba membutuhkan keteguhan prinsip. Anak muda harus mampu mempertahankan keputusan yang benar meski mendapat tekanan dari lingkungan pergaulan.

Ia meminta anak muda tidak menganggap nasihat orangtua sebagai bentuk pembatasan kebebasan. Sebaliknya, nasihat tersebut harus dipandang sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan agar tidak salah menentukan pilihan.

“Dengarkan apa yang disampaikan oleh orang tua. Karena orangtua adalah perwakilan tuhan di muka bumi kepada dirimu. Apa yang disampaikan itu adalah sebuah kebaikan,” serunya.

Komunikasi antara anak dan orangtua terus diperkuat sehingga generasi muda memiliki tempat untuk berdiskusi ketika menghadapi persoalan maupun tekanan dalam kehidupan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memilih lingkungan pergaulan. Pergaulan yang sehat dapat mendorong anak muda melakukan kegiatan positif, sedangkan lingkungan yang salah berpotensi membawa seseorang pada perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Teras Samarinda Tahap II Segera Diresmikan, Retensi 5 Persen Ditahan jika Masih Ada Temuan

Dalam semangat HUT ke-81 RI, Romylus ingin generasi muda memahami bahwa mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Berani menolak narkoba, menjauhi lingkungan negatif, rajin belajar, berprestasi dan membangun karakter merupakan bentuk nyata generasi muda dalam menjaga masa depan bangsa. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Romylus Tamtelahitu Dirresnarkoba Polda Kaltim bahaya narkoba bagi anak muda Generasi Muda Kaltim narkoba kaltim