Jalan Santai Ikapakarti Diikuti 4.000 Peserta, Padukan Budaya dan UMKM

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:57 WIB
Jalan Sehat Ikapakarti Balikpapan yang dihadiri Seno Aji, Bagus Susetyo, dan Abdulloh. (FOTO NURON/KP)
Jalan Sehat Ikapakarti Balikpapan yang dihadiri Seno Aji, Bagus Susetyo, dan Abdulloh. (FOTO NURON/KP)

KALTIMPOST.ID-Sekitar 4.000 peserta memadati kawasan BSCC Dome Balikpapan dalam kegiatan Jalan Santai, Bazar UMKM & Gebyar Budaya yang digelar DPD Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Balikpapan, Minggu (16/8).

Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian dimulai dengan senam sekitar pukul 07.00 Wita, dilanjutkan jalan santai sejauh sekitar satu kilometer.

Peserta bergerak dari kawasan Dome menuju depan KNPI dan kawasan PDAM, kemudian kembali ke lokasi kegiatan.

Baca Juga: Nusantara Bernyanyi Momen HUT Ke-81 RI, Puluhan Anak Bawakan Lagu Daerah di Pentacity Balikpapan

Ketua Panitia Pelaksana Damuri mengatakan, peringatan kemerdekaan sengaja dikemas dengan olahraga, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami dari DPD Ikapakarti Balikpapan ingin memperingati dan menyambut Hari Kemerdekaan melalui seni dan budaya yang ada di Kota Balikpapan,” katanya.

Panitia memperkirakan sekitar 4.000 orang mengikuti jalan santai. Sejumlah hadiah disediakan melalui undian, termasuk satu unit sepeda motor dan satu motor listrik.

Setelah jalan santai, masyarakat dapat mengunjungi bazar UMKM. Keterlibatan pelaku usaha diharapkan memberikan ruang promosi sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di tengah banyaknya masyarakat yang hadir.

Damuri menilai UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat sehingga perlu mendapat ruang dalam kegiatan publik.

Seni budaya, menurutnya, juga dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal.

Baca Juga: Bupati Kubar Lepas Ribuan Peserta Pawai Obor, Lanjut Pimpin Pelipatan Merah Putih

“Apalagi UMKM itu penopang ekonomi yang paling dasar. Jadi, antara seni budaya dengan UMKM harus selalu sinergi,” ujarnya.

Gebyar budaya turut menghadirkan sejumlah kesenian dari lingkungan paguyuban. Tidak hanya budaya Jawa, kesenian Dayak dan Paser juga ikut ditampilkan sebagai representasi keberagaman masyarakat Balikpapan.

“Kami dari Jawa ingin nguri-uri seni budaya Jawa. Tetapi setidaknya ada kolaborasi sesuai dengan kemajemukan penduduk yang ada di Balikpapan,” jelas Damuri.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh, serta anggota Komisi III DPRD Kaltim Muhammad Samsun.

Melalui rangkaian tersebut, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi ruang rekreasi. Kegiatan sekaligus mempertemukan masyarakat, pelaku UMKM, dan kelompok seni dalam semangat kebersamaan serta keberagaman di Balikpapan. (rd)

Editor : Romdani.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud Ikapakarti Kaltim ibu kota nusantara Kutai Barat jalan sehat