Pergi Beli Gorengan, Lansia di Balikpapan Pulang Mendapati Rumah dan Lima Kamar Indekos Terbakar

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:33 WIB
Lansia di Gunung Sari Ilir Balikpapan yang kehilangan rumah karena terbakar. (FOTO M TAUFIK/KP)
Lansia di Gunung Sari Ilir Balikpapan yang kehilangan rumah karena terbakar. (FOTO M TAUFIK/KP)

KALTIMPOST.ID-Kebakaran melanda kawasan RT 42, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, Selasa (18/8) sekitar pukul 09.30 Wita.

Api menghanguskan rumah milik seorang lansia bernama Yuyun beserta bangunan indekos lima pintu di sebelahnya.

Ketua RT 42 Agus mengatakan, api pertama kali diketahui berasal dari rumah Yuyun. Saat warga menyadari kejadian tersebut, kobaran api sudah cukup besar.

Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran dan berkoordinasi dengan kelurahan.

Baca Juga: Waduh Gawat! Banyak Pelajar di Balikpapan Ditemukan Mengalami Gangguan Mata, Hasil dari CGK

“Awal mula dari rumah warga kami, Ibu Yuyun ini. Asal mula apinya sudah besar, dapat teriakan dari warga sekitar juga,” kata Agus.

Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun, sempitnya akses menuju titik kebakaran menjadi kendala proses pemadaman.

“Lokasinya agak sulit dijangkau karena sempitnya akses dan hanya unit kecil yang bisa masuk. Posisi rumah juga berdekatan dengan rumah sakit,” ujar Usman.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan kobaran. Setelah api padam, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

Kebakaran berdampak pada rumah Yuyun dan lima kamar indekos yang masing-masing dihuni satu orang. Pendataan terhadap warga terdampak telah dilakukan pihak Kelurahan Gunung Sari Ilir.

Yuyun diketahui tinggal seorang diri, sedangkan anak-anaknya tinggal di kawasan Jalan Kilo. Saat kebakaran terjadi, dia sedang keluar membeli gorengan. Rumah dalam keadaan terkunci.

Baca Juga: Bandara IKN Segera Dibuka untuk Umum dan Penerbangan Internasional, Berpotensi Layani Jamaah Haji

“Aku beli ote-ote. Aku enggak nyumet apa-apa, enggak nyalain kompor, enggak nyalain apa. Enggak ada, enggak pernah masak,” tutur Yuyun.

Dia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah melihat mobil pemadam berada di sekitar lokasi. Karena sedang berada di luar, Yuyun tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya.

Agus mengatakan pihak RT masih menunggu koordinasi lebih lanjut mengenai bantuan bagi Yuyun maupun penghuni indekos terdampak.

Sementara penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi yang beredar mengenai dugaan api berasal dari aktivitas memasak masih sebatas keterangan warga dan belum terkonfirmasi. (rd)

Editor : Romdani.
indekos terbakar kebakaran balikpapan penajam paser utara ibu kota nusantara lansia meninggal