KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) terus mengebut realisasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026. Langkah ini untuk memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses hunian yang aman, sehat, dan layak.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo meninjau langsung progres pembangunan salah satu rumah penerima manfaat, Hendra Susanto, di Jalan Selili RT 42, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Pekerjaan yang dimulai sejak awal Agustus tersebut kini telah mencapai progres sekitar 75 persen.
“Pemkot Balikpapan menargetkan kuota perbaikan sebanyak 100 unit rumah pada tahun ini, disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” katanya saat kunjungan lapangan pada Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Listrik Padam di Balikpapan Utara Hari Ini 20 Agustus, Cek Daftar Wilayah Terdampak
Program ini juga senada dengan target pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Setiap penerima manfaat mendapatkan total bantuan sebesar Rp 30 juta, dengan rincian Rp 27 juta untuk bahan material bangunan dan Rp 3 juta untuk upah pekerja. “Seharusnya bisa selesai dalam rentang waktu dua hingga tiga bulan,” tuturnya.
Bagus menegaskan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif dari masyarakat. Bantuan ini berbasis swadaya, warga penerima dapat menambahkan dana pribadi jika ingin meningkatkan kualitas perbaikan, seperti memplester dinding rumah.
Baca Juga: Puluhan UMKM dan Pegiat Seni Budaya Lokal Bakal Ramaikan Bayan Craft Art Fest 2026
Disperkim telah menetapkan standar perbaikan RTLH untuk bangunan tipe 36 dengan dua kamar tidur. “Fokus utama perbaikan mencakup komponen penting yaitu atap, lantai, dan dinding (ALADIN),” ujarnya.
Bagus mengimbau agar pembangunan rumah tetap mengacu pada standar teknis yang efisien dan memperhatikan aspek kesehatan, seperti pencahayaan dan sirkulasi udara yang memadai. “Program ini turut mendapat monitoring dari RT, lurah, hingga camat setempat,” imbuhnya.
Ke depan, Pemkot Balikpapan berharap nominal anggaran maupun jumlah penerima bantuan RTLH dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat rumah layak huni. (*)
Editor : Duito Susanto