KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tumpukan sampah di kawasan Kompleks Ruko Bandar Balikpapan terbakar hingga memicu kepulan asap hitam dan sempat mengundang kekhawatiran warga setempat.
Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim langsung dikerahkan setelah menerima laporan api dari tempat pembuangan sampah mulai membesar.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 Wita kawasan Ruko Bandar, Jalan Jenderal Sudirman. Personel Brimob yang dipimpin Aipda Nauval Abdullah bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api menjalar ke area sekitar.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyemprotan terhadap titik api. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Baca Juga: Peringati Hari Juang Polri, Polda Kaltim Tekankan Semangat Pengabdian
“Langkah cepat tersebut dilakukan mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan ruko yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi,” terang Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Ronny Suseno.
Api dari tumpukan sampah yang tidak segera ditangani berpotensi merambat ke bangunan di sekitarnya. Diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkontrol.
Namun, penyebab tersebut masih bersifat dugaan berdasarkan kondisi awal di lokasi. Respons cepat personel menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.
“Tanpa buang waktu, personel Brimob langsung melakukan penyemprotan dan pendinginan. Berkat respons cepat, api berhasil dijinakkan,” tambahnya.
Baca Juga: "Kalimantan Setengah Neraka," DPR Minta Karhutla Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, petugas memastikan kondisi di sekitar lokasi kembali aman. Tidak ditemukan kerusakan pada bangunan ruko maupun fasilitas di sekitarnya. Kerugian materiil dalam kejadian tersebut juga dilaporkan tidak ada.
Kebakaran yang bermula dari area pembuangan sampah tersebut tidak sampai menimbulkan dampak terhadap bangunan maupun aktivitas masyarakat di kawasan Ruko Bandar.
Meski situasi telah terkendali, peristiwa ini menjadi pengingat mengenai risiko pembakaran sampah di kawasan perkotaan.
Api yang awalnya berukuran kecil dapat dengan cepat membesar apabila berada di sekitar material mudah terbakar dan bangunan yang berdekatan.
Pengelolaan sampah dengan cara yang lebih aman menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa. Masyarakat juga diminta segera menghubungi petugas apabila melihat api yang berpotensi menyebar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo