Karhutla Mengintai Kaltim, Operasi Modifikasi Cuaca Digeber di Sekitar IKN

M Ibrahim • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:40 WIB
KORDINASI: Dankor Brimob Polri (tengah) memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi ancaman karhutla di Kaltim.
KORDINASI: Dankor Brimob Polri (tengah) memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi ancaman karhutla di Kaltim.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat datang langsung ke Balikpapan memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.

Keduanya tiba di Baseops Lanud Dhomber, Balikpapan dan langsung memimpin rapat bersama instansi terkait, di antaranya BPBD. Pesawat Cassa TNI AU dikerahkan untuk melakukan penyemaian garam pada awan yang dinilai memiliki potensi menghasilkan hujan

Ini antisipasi ancaman karhutla khususnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi ancaman karhutla di Kaltim.

“Dibutuhkan kesiapan personel, peralatan, informasi cuaca, hingga koordinasi lintas sektor untuk mencegah kebakaran meluas,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Tedy Sopandi.

Baca Juga: Drainase Jalan RE Martadinata Dikerjakan, Waspadai Pengalihan Arus Lalu Lintas

Wakil Panglima TNI dan Dankorps Brimob menerima paparan mengenai kondisi terkini serta potensi kerawanan karhutla di Kaltim

“Kita tidak boleh lengah mengantisipasi potensi titik api demi menjaga keselamatan ekosistem serta kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur,” terang Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono.

Data mengenai kondisi cuaca, potensi pertumbuhan titik api, wilayah rawan, hingga kesiapan penanganan menjadi dasar untuk menentukan strategi di lapangan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat, potensi kebakaran diharapkan dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas.

Baca Juga: Sungai Mahakam Surut, Perumdam Tirta Sendawar Tambah Pipa Sedot Jaga Distribusi Air Bersih

Kesiapsiagaan tidak berhenti pada rapat dan pemetaan wilayah. Langkah taktis juga dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di kawasan IKN dan sekitarnya.

Operasi tersebut menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan curah hujan dan menjaga kelembapan lahan yang relatif kering. Dengan meningkatnya curah hujan, potensi muncul dan meluasnya titik api diharapkan dapat ditekan.

OMC juga diarahkan untuk membantu menambah ketersediaan air di kawasan IKN, termasuk mengisi waduk, embung, intake, serta berbagai kolam penampungan air.

Ancaman karhutla di Kaltim tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan. Kebakaran dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, ekosistem, hingga keberlangsungan pembangunan IKN.

Karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal yang tidak bisa ditunda. TNI, Polri, pemerintah daerah, BMKG, dan seluruh unsur terkait harus bergerak bersama dengan mengedepankan pencegahan dan respons cepat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
karhutla Kaltim titik api Kaltim karhutla IKN Operasi Modifikasi Cuaca Kaltim kebakaran hutan Kaltim