BALIKPAPAN- Ada sesuatu yang beda dan jadi surprise pada acara Agustusan di lingkungan RT 18 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Minggu (23/8/2026).
Di sela acara jalan santai yang menjadi “acara wajib” setiap memperingati HUT Kemerdekaan RI, terselip penampilan seni yang terasa wah, dan tak lazim untuk acara kelas kampung.
Sanggar Budaya Serumpun Lima yang diasuh Andin Destian menyuguhkan dua tarian yang sangat ciamik. Gadis-gadis cantik memesona, lengkap dengan kostum nan indah menghibur warga.
Tarian pertama Jepen Bujang Dara tampil ceria, menghentak dan memberi daya kejut di tengah keletihan setelah jalan santai naik turun gunung mengitari kampung.
Tapi itu baru pembuka. Sebab tarian kedua benar-benar menghipnotis. Gadis-gadis jelita dengan kostum khas Kalimantan, tampil gemulai, ciamik dan menawan saat menampilkan tari Pesona Enggang Borneo.
Warga bahkan meminta agar durasi tarian ditambah saat gadis-gadis semampai nan cuaaantik ini mengakhiri gerakan mereka yang sangat presisi. Tentu saja hal yang tak bisa dikabulkan.
Sebagai penghibur, para penari pun didaulat untuk bisa berpose bareng dengan warga. Anak-anak, remaja, emak-emak dan pasukan panitia pun mengabadikan momen bersama para penari dengan kamera smartphone ataupun kamera digital mereka.
Berdasar data yang media ini himpun, Serumpun Lima adalah sanggar budaya yang populer dan telah tampil di banyak agenda dan event di Kota Minyak. Dari IG mereka, Serumpun Lima telah tampil pada acara-acara resmi korporasi, pemerintahan, hingga event-event olahraga di Kaltim.
Penampilan mereka di acara jalan santai RT 18 Batu Ampar adalah bonus istimewa. Di luar itu, Agustusan di lingkup RT ini digelar tak beda jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ada lomba-lomba khas Agustusan untuk anak-anak dan remaja kampung. Makan kerupuk, lari karung, masukkan paku dalam botol, dan lari kelereng tersaji ceria. Sebagai pelengkap, Minggu (23/8) malam ada lomba karaoke. "Ayo berdendang," kata Kumala, ketua RT setempat. (*)
Editor : Ismet Rifani