KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, depan Mako Brimob Stalkuda, Minggu (23/8/2026) pukul 20.20 Wita.
Insiden kecelakaan tunggal tersebut mendapat respons cepat dari Piket Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur. Petugas yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak setelah mengetahui adanya kecelakaan. Penanganan dipimpin Aipda Nauval Abdullah.
Kecelakaan tersebut melibatkan seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi KT 4198 HN. Pengendara diketahui bernama Rahmat (20), warga Jalan Mekarsari RT 19, Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah.
Korban mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju tempat kerja. Kondisi terburu-buru disebut menjadi salah satu situasi yang melatarbelakangi perjalanan korban sebelum insiden terjadi.
Baca Juga: Polda Kaltim Selidiki 8 Kasus Karhutla, Dugaan Keterlibatan Korporasi Didalami
Personel Brimob yang tiba di lokasi kemudian memberikan pertolongan pertama. Setelah memastikan kondisi korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, petugas melakukan evakuasi menggunakan ambulans Klinik Brimob.
Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Respons cepat tersebut juga dilakukan untuk membantu mengamankan situasi di sekitar lokasi kejadian. Penanganan segera diperlukan agar korban dapat memperoleh pertolongan dan kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman tetap terkendali.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno mengatakan kesiapsiagaan personel merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang menghadapi situasi darurat.
Baca Juga: Residivis Kembali Beraksi di Balikpapan, Motor hingga Emas Disikat di Dua Lokasi
“Kesiapsiagaan personel piket dalam memberikan pertolongan darurat adalah bentuk pengabdian dan kehadiran Brimob untuk masyarakat. Kami selalu siap merespons setiap kejadian darurat demi keselamatan warga,” jelasnya.
Kondisi terburu-buru tidak seharusnya membuat pengendara mengurangi kewaspadaan di jalan. Kecepatan, kondisi kendaraan, konsentrasi, serta situasi lalu lintas harus tetap diperhatikan.
“Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan tidak mengabaikan keselamatan berkendara walau dalam kondisi terburu-buru. Utamakan keselamatan di jalan raya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo