Usai Makan Siang, Warga Manggar Balikpapan Diserang Parang, Terduga Pelaku Ditangkap di Gerbang Tol

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:46 WIB
Tangkapan layar CCTV menunjukkan detik-detik terduga pelaku ABD kabur setelah menyerang korban dengan sebilah parang. 
Tangkapan layar CCTV menunjukkan detik-detik terduga pelaku ABD kabur setelah menyerang korban dengan sebilah parang. 

KALTIMPOST.ID-Polsek Balikpapan Timur mengungkap kronologi dugaan penikaman terhadap AB (32), warga di kawasan Manggar, Balikpapan Timur. Korban mengalami luka pada bagian tangan setelah diserang menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di Bank Sampah milik Ketua RT 28, Gang Polewali 2, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Jumat pekan lalu sekitar pukul 12.30 Wita.

Kapolresta Balikpapan Kombes Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen mengatakan, korban saat itu berada di lokasi setelah selesai makan siang.

Tak lama berselang, terduga pelaku berinisial ABD (35) datang dengan membawa sebilah parang. Senjata tajam tersebut kemudian diarahkan kepada korban.

“Terduga pelaku datang membawa sebilah parang, kemudian mengarahkan senjata tajam tersebut ke arah korban hingga mengenai bagian tangan korban,” ujar Chusen, Selasa (25/8).

Baca Juga: Bayan Craft Art Fest 2026 Resmi Dibuka di Balikpapan, 83 UMKM Ramaikan Festival Selama Tujuh Hari

Akibat serangan itu, AB mengalami luka pada bagian tangan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, ABD meninggalkan lokasi setelah kejadian. Sejumlah warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian melakukan pengejaran.

Terduga pelaku akhirnya ditemukan di sekitar Simpang Gerbang Tol Manggar. Polisi kemudian mengamankan ABD dan membawanya ke Polsek Balikpapan Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Chusen mengatakan, kepolisian sebelumnya menerima laporan mengenai kejadian tersebut melalui layanan 110. Personel kemudian dikerahkan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Sebelumnya kami menerima informasi melalui layanan 110 dan langsung mengerahkan personel ke tempat kejadian perkara,” katanya.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif di balik dugaan penikaman tersebut. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk mengetahui rangkaian peristiwa secara utuh.

“For motif dan rangkaian kejadian secara lengkap masih kami dalami melalui pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan saksi-saksi,” tutup Chusen. (rd)

Editor : Romdani.
Komjen Karyoto Komjen Fadil Imran tol Balsam Balikpapan Timur Penikaman Balikpapan