IRT di Balikpapan Nekat Tambah Penghasilan dengan Jualan Sabu, Tak Berkutik saat Ditangkap

M Ibrahim • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 16:21 WIB
NARKOBA: Pelaku diamankan berikut barang bukti sabu.
NARKOBA: Pelaku diamankan berikut barang bukti sabu.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial EK (40), warga Kutai Kartanegara (Kukar) yang tinggal di Balikpapan diamankan karena terlibat peredaran narkoba jenis sabu.

Ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Balikpapan Barat serta barang bukti enam paket sabu siap edar. Penangkapan EK merupakan hasil pengembangan penyelidikan kasus narkotika yang sebelumnya ditangani.

“Kami memperoleh informasi mengenai keberadaan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu,” ungkap  Kapolsek Balikpapan Barat AKP Hari Purnomo melalui Kanit Reskrim Iptu Hendik Winarto.

Petugas kemudian bergerak menuju Jalan AR Rahman RT 55, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur. Setelah menemukan orang yang sesuai dengan ciri-ciri yang telah dikantongi, polisi langsung melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi.

Baca Juga: Api Karhutla Kaltim Makin Mengkhawatirkan, Kapolda Uji Bahan Semikimia untuk Sekat Laju Kebakaran

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan enam paket sabu yang dikemas dalam plastik klip bening dengan berat bruto total 1,66 gram.

Selain itu, turut diamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkoba, antara lain satu kotak kecil berwarna hitam, satu bundel plastik klip kosong, dua sendok takar yang dibuat dari sedotan plastik, serta tiga pipet kaca bening yang disimpan dalam dompet kecil berwarna merah muda.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa sabu yang dimiliki tersangka tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga siap diedarkan.

Baca Juga: Polda Kaltim Ungkap Bahaya Judi Online di Depan 200 Mahasiswa Universitas Mulia Balikpapan

Dalam pemeriksaan awal, EK mengakui seluruh barang bukti yang ditemukan petugas adalah miliknya. Ia juga mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial VB yang kini masih dalam penyelidikan polisi.

Menurut pengakuan tersangka, faktor ekonomi menjadi alasan dirinya nekat terlibat dalam peredaran narkotika. Namun polisi menegaskan alasan tersebut tidak dapat membenarkan tindak pidana yang dilakukan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
kasus narkoba Balikpapan IRT jual sabu Balikpapan penangkapan sabu Balikpapan pengedar sabu polsek balikpapan barat