Road to Kongres 20 Tahun PDHI Oktober 2026, 200-an Hewan Peliharaan Divaksin Rabies

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:23 WIB
i
ANTIRABIES: Pet lovers antusias mengikutsertakan hewan peliharaannya pada vaksinasi rabies gratis yang diinisIasi PDHI Kaltim sebagai rangkaian Road to Kongres XX PDHI di Food Center Grand City, Minggu (30/8). (AINUR/KALTIM POST)

BALIKPAPAN — Pemilik anabul di Kota Minyak menyambut sangat antusias gelaran vaksinasi rabies gratis bagi kucing dan anjing di Food Center Grand City (GC), Balikpapan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang awalnya diplot untuk 100 hewan peliharaan berkembang dua kali lipat, bahkan lebih, karena tingginya permintaan dari pet lovers.  

Vaksinasi rabies gratis ini digelar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kaltim II untuk menangkal kasus-kasus rabies akibat gigitan kucing atau anjing.

Ketua PDHI Kaltim II, drh Joko Suseno, mengatakan kegiatan tersebut awalnya menyediakan kuota untuk 100 hewan. “Tapi animo pet lovers begitu tinggi, terakhir yang teregistrasi ada 210 hewan,” ujar Joko pada Kaltim Post.

Rabies, menurutnya merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

“Rabies itu salah satu penyakit zoonosis, sangat membahayakan karena bisa mengarah kepada kematian,” katanya.

Joko menilai tingkat kepedulian pemilik hewan di Balikpapan terhadap vaksinasi rabies tergolong tinggi.

Hal itu, menurutnya, terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan vaksinasi gratis maupun pelayanan vaksinasi di klinik hewan.

Di Balikpapan, PDHI Kaltim II telah berkali-kali melakukan upaya serupa. Selain hewan yang bertuan, vaksinasi juga telah dilakukan menyasar kucing-kucing liar yang banyak tersebar di pasar-pasar tradisional.

Khusus acara di Food Center GC, menurut Joko hal tersebut bagian dari Road to Kongres XX PDHI tingkat nasional yang akan digelar di Balikpapan pada Oktober mendatang.

Selain vaksinasi rabies, PDHI Kaltim juga memiliki sejumlah agenda sosial lain, termasuk sterilisasi atau kebiri kucing, khususnya hewan yang tidak bertuan.

Kegiatan sterilisasi tersebut salah satunya dilakukan di kawasan Pasar Klandasan.

Program itu ditujukan untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan populasi kucing liar di Balikpapan.

Joko memberi isyarat kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.

“Bagi pemilik hewan yang belum terakomodasi, vaksinasi rabies gratis juga bisa ikut melalui program Pemerintah Kota Balikpapan di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
Road to Kongres XX PDHI vakinasi rabies gratis drh Joko Suseno PDHI Kaltim II