KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Para orang tua diimbau meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Khususnya tidak berada di lokasi, ketika ada penyampaian aspirasi (unjuk rasa) yang berpotensi mengalami kericuhan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan anak sekaligus memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung secara tertib.
“Orangtua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Tedy Sopandi.
Menurutnya, keselamatan mereka adalah tanggung jawab bersama. Para orangtua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anaknya agar memahami risiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan.
Baca Juga: Gara-Gara Bakar Sampah, Pohon 10 Meter di KM 7 Ludes Terbakar hingga Bikin Jalanan Macet!
Penyampaian aspirasi di tempat umum merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun, anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dan pemahaman yang cukup agar tidak terlibat dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri,” urainya.
Ia juga mengajak para orangtua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak serta memahami aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo