KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan menghadirkan program Pegadaian Peduli bertajuk “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya”. Program sosial dan edukasi tersebut digelar serentak di lima area kerja, yakni Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Tarakan, dan Pontianak.
Program ini dirancang untuk mendukung kreativitas anak sekaligus memperkuat literasi keuangan keluarga melalui serangkaian kegiatan yang edukatif, inklusif, dan partisipatif.
Rangkaian acara diawali dengan Lomba Mewarnai bagi anak-anak sebagai wadah untuk mengasah kreativitas dan imajinasi. Dalam kesempatan tersebut, Pegadaian juga memberikan edukasi literasi keuangan kepada para orang tua dan pengunjung.
Baca Juga: KONI Kutai Barat Tegaskan Dana TC Harus Dikelola Transparan
Sesi tersebut berfokus pada pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini serta pembentukan kebiasaan finansial yang sehat di lingkungan keluarga.
Selain pengembangan anak dan edukasi keluarga, kegiatan ini diramaikan Bazaar UMKM binaan, nasabah, dan mitra Pegadaian. Kehadiran bazaar menjadi sarana promosi untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar.
Pegadaian juga menghadirkan Bazaar Emas guna mendekatkan produk dan layanan investasi emas secara langsung kepada masyarakat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengatakan momen Hari Anak Nasional merupakan pijakan penting untuk berkontribusi terhadap tumbuh kembang anak dan penguatan peran keluarga.
Melalui tema “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya”, pihaknya ingin menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi anak sekaligus keluarga.
“Anak-anak diberikan ruang untuk berkreasi dan mengembangkan potensi, sementara orang tua mendapatkan edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan dalam membangun keluarga yang lebih mandiri dan berdaya,” ujar Rinaldi.
Baca Juga: DPRD Kaltim Gandeng APH Matangkan Raperda MBLB untuk Berantas Tambang Ilegal
Ia menambahkan, pelaksanaan secara serentak di lima area menegaskan komitmen insan Pegadaian untuk memperluas jangkauan manfaat program di seluruh wilayah Kalimantan.
“Program ini dilaksanakan di lima area, yaitu Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Tarakan, dan Pontianak. Harapannya, semangat yang sama dapat hadir di setiap wilayah. Sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan ruang untuk berkarya dan semakin banyak keluarga yang memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan,” jelasnya.
Rinaldi berharap integrasi antara pengembangan kreativitas anak, literasi finansial, dan pemberdayaan ekonomi lokal dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada perayaan Hari Anak Nasional saja. Nilai yang ingin kami bangun adalah bagaimana anak-anak berani berkarya, percaya diri, dan terus belajar, sementara keluarga semakin memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan dengan bijak,” pungkas Rinaldi. (*)
Editor : Ery Supriyadi