KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Satgas Penyuluh Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI Wilayah Balikpapan mengintensifkan edukasi dan pemantauan pencegahan kebakaran di Kota Balikpapan.
Langkah antisipasi ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat menerima audiensi jajaran Satgas Karhutla di Balikpapan, Rabu (2/9/2026).
Baca Juga: Cuaca Panas dan Karhutla Picu ISPA Melonjak di Kutim, Tembus 2.586 Kasus
Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Wilayah Balikpapan dipimpin Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak di lapangan selama beberapa hari terakhir untuk memberikan penyuluhan pencegahan karhutla kepada masyarakat.
"Kami ditugaskan untuk memberi edukasi kepada masyarakat dalam mencegah tindakan-tindakan yang bisa menimbulkan karhutla," kata Said.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkab Kubar Sebar 100 Ribu Masker
Selain memberikan edukasi, tim di lapangan juga turun langsung memantau titik-titik lokasi yang pernah mengalami kebakaran.
Satgas Karhutla menyiagakan sekitar 1.400 personel yang tersebar di wilayah Kalimantan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 personel ditempatkan khusus di Balikpapan. Kehadiran ratusan personel ini menegaskan perhatian serius pemerintah pusat dalam mengantisipasi potensi karhutla di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya kolaborasi ini demi menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan warga. Meski kasus karhutla di Balikpapan tidak tergolong signifikan, langkah antisipasi dini tetap harus dilakukan secara ketat.
"Pencegahan karhutla ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujar Rahmad.
Memasuki musim kemarau, Rahmad mengimbau warga dan pengelola daerah perkebunan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Metode tersebut sangat berbahaya karena dapat memicu kebakaran luas yang sulit dikendalikan.
"Jaga kondusivitas kota agar aman dan nyaman dihuni untuk semua," tuturnya. (*)
Editor : Sukri Sikki