El Nino Berkepanjangan, Jam Layanan Air 38 Ribu Pelanggan PTMB di Balikpapan Bakal Berkurang  

Dina Angelina • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:44 WIB
Direktur Teknik PTMB Mohamad Kohirudin (kiri) memberikan keterangan terkait penyesuaian jam layanan air bersih di Balikpapan. PTMB mencatat sekitar 38.000 sambungan rumah mengalami pengurangan durasi aliran air akibat penurunan kuantitas air baku di dua waduk utama. (ANGGI PRADITHA/KP)
Direktur Teknik PTMB Mohamad Kohirudin (kiri) memberikan keterangan terkait penyesuaian jam layanan air bersih di Balikpapan. PTMB mencatat sekitar 38.000 sambungan rumah mengalami pengurangan durasi aliran air akibat penurunan kuantitas air baku di dua waduk utama. (ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dampak fenomena El Nino yang berkepanjangan memaksa Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memangkas kapasitas pengolahan air baku di Waduk Manggar dan Waduk Teritip terhitung sejak 1 September 2026. Kebijakan ini berdampak langsung pada jadwal pendistribusian air bersih ke sekitar 38.000 sambungan rumah (SR) di Kota Balikpapan.

​Pengurangan produksi ini merujuk pada instruksi Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Kapasitas olah Waduk Manggar yang semula 1.150 liter per detik diturunkan menjadi 900 liter per detik—berkurang sebesar 250 liter per detik.

Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi di Rumah Tahfizh Qur'an Ibnul Mubarak Berlangsung Khidmat

Sementara itu, Waduk Teritip mengalami pangkasan hingga 50 persen, dari 220 liter per detik menjadi 110 liter per detik. Akumulasi penurunan dari kedua sumber air baku tersebut mencapai 360 liter per detik.

​Direktur Teknik PTMB, Mohamad Kohirudin, menegaskan bahwa penurunan pasokan ini tidak berarti penghentian aliran air secara total, melainkan pangkasan pada durasi operasional layanan.

​"Masyarakat jangan panik, ini hanya jam pelayanannya saja yang berkurang karena kuantitas air baku yang diolah menurun. Jika dalam kondisi normal layanan bisa berjalan 24 jam, kini harus disesuaikan," ujar Kohirudin.

Baca Juga: Anggaran RTku Terbaik Bakal Dipangkas, Pimpinan DPRD Kukar Bilang Uji Coba untuk APBD-P 2026

​Ia mengimbau pelanggan untuk mulai menyiapkan penampungan air secara bijak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama beberapa hari ke depan, tanpa perlu melakukan pemborosan. Menurut data BMKG, kondisi kemarau disertai El Nino ini diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.

​Sebagai langkah mitigasi jangka pendek selama dua bulan ke depan, PTMB menyiagakan armada truk tangki guna mendistribusikan air bersih non-perpipaan secara merata.

​"Kami berupaya melakukan mitigasi melalui distribusi truk tangki agar masyarakat tetap dapat mengakses air bersih. Bijaklah menggunakan air agar pasokan yang ada cukup hingga Oktober nanti," imbuhnya.

​Saat ini, PTMB juga tengah menunggu penerbitan Surat Keterangan Kondisi Darurat dari Wali Kota Balikpapan sebagai landasan hukum untuk menerapkan langkah mitigasi risiko yang lebih masif ke depan. (*)

Editor : Sukri Sikki
PTMB Teritip Balikpapan air baku BWS Kalimantan IV waduk manggar