Layanan Air Bersih Balikpapan Mulai Terganggu, PTMB Siapkan Truk Tangki Hingga Oktober

Dina Angelina • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:23 WIB
MITIGASI KRISIS AIR: Petugas Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiagakan armada truk tangki guna menyalurkan air bersih kepada pelanggan terdampak pangkasan jam layanan di Balikpapan.
MITIGASI KRISIS AIR: Petugas Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiagakan armada truk tangki guna menyalurkan air bersih kepada pelanggan terdampak pangkasan jam layanan di Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kapasitas produksi Waduk Teritip anjlok hingga 50 persen akibat kemarau panjang yang melanda Balikpapan selama hampir dua bulan terakhir. Penurunan debit air dari 220 liter per detik menjadi 110 liter per detik ini menjadikan wilayah Balikpapan Timur sebagai area paling kritis pasokan air bersih.

Untuk mengatasi gangguan pelayanan tersebut, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiagakan tiga terminal tangki air sebagai langkah mitigasi risiko kekeringan.

Direktur Teknik PTMB Mohamad Kohirudin menjelaskan bahwa pihaknya memfokuskan pelayanan Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur dari terminal tangki di Jalan MT Haryono, tepatnya di depan Kantor Disdukcapil.

Baca Juga: Balikpapan Akhirnya Diguyur Hujan Usai Kemarau, BMKG Ungkap Pemicunya Bukan Fenomena Biasa

"Terminal tangki di Balikpapan Utara akan melayani wilayah utara dan sebagian tengah. Sementara terminal tangki di Balikpapan Barat fokus untuk wilayah barat yang selama ini pelayanannya belum maksimal," kata Kohirudin.

Adapun sebagian wilayah Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah juga akan disokong dari terminal tangki Balikpapan Selatan. Untuk menopang kebutuhan warga, PTMB menyiagakan sebanyak 17 unit truk tangki yang disebar di ketiga titik terminal tersebut.

Setiap unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter (5 meter kubik) mampu melayani rata-rata lima kali pengantaran (rit) per hari. Kohirudin mengakui proses distribusi membutuhkan waktu karena variasi jarak serta akses masuk lokasi pengantaran yang tergolong rumit.

Baca Juga: Target Emas Bayan Open Meleset, PB Hevindo Balikpapan Langsung Tatap Tiga Kejuaraan Besar

Ia pun meminta masyarakat yang telah memesan air untuk bersabar mengingat lonjakan permintaan yang sangat tinggi selama musim kemarau. Warga dapat memesan layanan air tangki ini dengan menghubungi kontak atau saluran komunikasi resmi PTMB.

Mengenai tarif, sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Tahun 2014, pelanggan PTMB hanya dikenakan biaya Rp 50.000 per tangki. Biaya ini telah mendapatkan subsidi dari PTMB.

"Pihak kami membayar ongkos transportasi sebesar Rp 250.000. Artinya ada subsidi Rp 200.000 per tangki untuk pelanggan.

Ini bentuk tanggung jawab kami dalam menjamin ketersediaan air bagi masyarakat, khususnya pelanggan. Bagi nonpelanggan dikenakan tarif yang berbeda," ujar Kohirudin. (*)

Editor : Duito Susanto
waduk teritip truk tangki air krisis air Balikpapan PTMB Balikpapan