KALTIMPOST.ID-Upaya memulihkan dan menjaga lingkungan Kaltim terus diperkuat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menjelang HUT ke-81 TNI, Kodam VI/Mulawarman menggelar penanaman 277.250 pohon secara serentak di wilayah jajarannya, Rabu (9/9).
Aksi penghijauan melibatkan TNI, pemerintah daerah, akademisi, organisasi kepemudaan, komunitas lingkungan hingga kelompok tani. Di Balikpapan, kegiatan dipusatkan di Lahan Transad Kodam VI/Mulawarman.
Sebanyak 215.900 pohon ditanam di wilayah Korem 091/Aji Surya Natakesuma. Kemudian 60.350 pohon di wilayah Korem 092/Maharajalila serta 1.000 pohon di area Kodim 0905/Balikpapan.
Baca Juga: Seleksi Anggota BPK oleh DPD RI Disiarkan Langsung, Aji Mirni Ingatkan Siapkan yang Terbaik
Jenis tanaman yang dipilih beragam, mulai dari tanaman buah, pohon keras hingga mangrove. Penanaman mangrove diarahkan untuk mendukung pemulihan sekaligus menjaga ekosistem pesisir.
Kegiatan di Balikpapan dihadiri Waaster Kaskogabwilhan II Kolonel Mar Didik Iwan S, para Asisten Kasdam VI/Mulawarman dan Kabalak, Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung, Danlanud Dhomber Balikpapan Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, jajaran FKPD serta pegiat lingkungan.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono menegaskan, tugas prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara.
Kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Peringatan HUT ke-81 TNI ini tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan pengabdian TNI, tetapi juga kesempatan memperkuat komitmen kami dalam memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. Penanaman pohon ini melambangkan pertumbuhan, harapan, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, penghijauan semakin penting setelah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Upaya pemulihan tidak cukup berhenti pada penanaman, tetapi harus dilanjutkan dengan perawatan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.
Baca Juga: 64 Perusahaan di Kaltim Dapat Proper Merah, Senator Desak Pelanggar Lingkungan Dibuka ke Publik
“Teruslah menanam, menyatu dengan alam, menebar energi kebaikan. Setiap kebaikan yang kita tanam dan kepedulian terhadap alam akan kembali memberi manfaat bagi diri sendiri, lingkungan maupun orang lain,” katanya.
Pangdam menekankan, keberhasilan penghijauan juga bergantung pada keterlibatan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga tutupan hijau sekaligus memperkuat pemulihan kawasan yang terdampak kebakaran.
Gerakan penanaman pohon menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI sekaligus upaya mendorong keterlibatan bersama dalam menjaga lingkungan Kaltim secara berkelanjutan. (rd)
Editor : Romdani.