Sambangi SMK 2 Balikpapan, Wakapolresta Ingatkan Bela Negara Tak Perlu Aksi Besar

M Ibrahim • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 16:05 WIB
WAWASAN: Siswa SMK 2 Balikpapan diajak memahami bahwa cinta Tanah Air tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar.
WAWASAN: Siswa SMK 2 Balikpapan diajak memahami bahwa cinta Tanah Air tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Bela negara menjadi pesan utama Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto saat menjadi narasumber sosialisasi siswa SMK 2 Balikpapan.

Mereka diajak memahami bahwa cinta Tanah Air tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi dapat dimulai dari kedisiplinan dan tanggung jawab sehari-hari.

Kegiatan Sosialisasi Bela Negara tersebut berlangsung di Ruang Lab Pemasaran SMK 2 Balikpapan, kawasan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, mulai sekitar pukul 09.30 Wita.

Ada 33 siswa merupakan perwakilan dari masing-masing kelas mengikuti kegiatan di Lab Pemasaran SMK 2, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

Baca Juga: Masuk Pasar Buton Balikpapan, Polisi Ajak Pedagang Jaga Keamanan dan Waspada Karhutla

Mantan Kapolres Kutai Timur itu memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter kebangsaan sejak berada di bangku sekolah. Menurutnya bela negara bukan hanya berkaitan dengan aktivitas fisik atau tugas yang bersifat formal.

“Semangat tersebut dapat tumbuh melalui sikap sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Cinta kepada tanah air, menjaga persatuan, menaati aturan, menghormati sesama, serta menjalankan kewajiban sebagai pelajar merupakan bagian dari sikap bela negara.

“Harus dimulai dari diri sendiri. Sebagai generasi muda, adik-adik harus memiliki cinta kepada tanah air, mengamalkan Pancasila, menjaga persatuan dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Baca Juga: Beras Harus Menembus Jalur Ekstrem ke Mahulu, Pemprov Siapkan Solusi Jangka Panjang

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar kemampuan akademik. Generasi muda perlu memiliki karakter yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta mempunyai keterampilan yang relevan untuk menghadapi perkembangan zaman.

Nilai-nilai Pancasila, lanjutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan nyata. Kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, membantu sesama, hingga menghindari perilaku yang merugikan orang lain menjadi bentuk sederhana kontribusi generasi muda bagi masyarakat.

Para siswa juga didorong mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi jasmani, rohani, etika maupun keahlian. “Bekal tersebut dinilai penting agar mereka mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus mengambil peran positif di tengah masyarakat,” sebutnya.

Dari lingkungan SMKN 2 Balikpapan, hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Elia, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Riana Kurnia Dewi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana sekolah yang aman sekaligus mendukung pembentukan pelajar yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
SMK 2 Balikpapan Bela Negara Pelajar AKBP Fauzan Arianto polresta balikpapan Wakapolresta Balikpapan