Solusi Macet Balikpapan Baru: Dua U-Turn Ditambah, Jalur Kantor Pos Bakal Ditutup

Dina Angelina • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:21 WIB
INFRASTRUKTUR: Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalur putaran (u-turn) baru di kawasan Balikpapan Baru, Balikpapan, Selasa (15/9/2026).
INFRASTRUKTUR: Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalur putaran (u-turn) baru di kawasan Balikpapan Baru, Balikpapan, Selasa (15/9/2026).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan tengah menggeber pembangunan dua titik putaran (u-turn) baru di ruas Jalan Tjutjup Suparna, Balikpapan Baru. Proyek ini difokuskan di sekitar jembatan bungkuk guna mengurai simpul kemacetan parah yang kerap menyandera pengguna jalan saat jam sibuk.

Dua u-turn anyar tersebut masing-masing mengarah ke pusat kuliner Pasar Segar dan Jalan MT Haryono. Fasilitas ini disiapkan untuk memecah antrean panjang kendaraan yang selama ini bertumpu pada satu lajur putaran saja.

"Selama ini hanya ada satu putaran saja, jadi kami tambah lagi putaran untuk mengurai kemacetan," tegas Kepala Dinas PU Balikpapan, Rita.

Baca Juga: Pengembang Nakal di Balikpapan Jerat Konsumen Lintas Daerah, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Ketat

Rita menerangkan, kendati masa kontrak kerja berlaku hingga Desember mendatang, realisasi di lapangan diproyeksikan tuntas lebih cepat. Ia juga memastikan pembukaan titik baru ini tidak akan mengorbankan fasilitas lajur putaran yang sudah beroperasi sebelumnya.

"Jalur putaran lainnya tidak ada yang ditutup, masih dibuka," imbuh Rita menjamin kelancaran akses warga.

Langkah penataan ini didukung penuh Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan. Keberadaan dua titik putaran baru tersebut dinilai vital untuk meredam angka pelanggaran rambu serta mempercepat laju sirkulasi kendaraan di kawasan sentra niaga Balikpapan Baru.

Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman menegaskan, titik putar balik di dekat minimarket Valda tetap berfungsi normal. Akses tersebut tetap dipertahankan guna memfasilitasi pengendara yang keluar dari kawasan Perumahan Pemkot dan RS Balikpapan Baru.

Baca Juga: Korban Perumahan Balikpapan Regency Mengadu ke DPRD, Manajemen Bakal Didudukkan

"Penambahan titik u-turn ini bertujuan meminimalisasi pelanggaran lalu lintas sekaligus memperlancar arus kendaraan di kawasan BB," ujar Fadli.

Selain penambahan u-turn, Dishub bersama Forum Lalu Lintas kini tengah menggodok rekayasa arus di titik-titik rawan pelanggaran. Salah satu opsi kuat yang disiapkan adalah menutup permanen jalan akses menuju Kantor Pos Indonesia di Balikpapan Baru.

"Saat ini hanya boleh satu arah, tetapi masih sering terjadi pelanggaran di wilayah itu. Kami mempertimbangkan untuk menutup sekalian jalan ini," ungkap Fadli.

Tak berhenti di situ, Forum Lalu Lintas juga merancang konfigurasi satu arah di Simpang Wika. Skema mendatang menetapkan arus kendaraan dari dalam perumahan Wika hanya diarahkan keluar menuju Jalan Syarifuddin Yoes, sementara pengendara dari arah Syarifuddin Yoes tidak lagi diizinkan langsung berbelok memotong masuk.

"Tapi kami akan konfigurasi dulu," pungkas Fadli. (*)

Editor : Duito Susanto
Macet Balikpapan u-turn balikpapan balikpapan baru Dishub Balikpapan Dinas PU Balikpapan