KALTIMPOST.ID-Pengadilan Militer (Dilmil) IV-16 Balikpapan melakukan studi banding ke Dilmil IV-15 Banjarmasin sejak Senin (14/9).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Rombongan dipimpin Kepala Dilmil IV-16 Balikpapan Letkol Bagus Partha Wijaya. Mereka diterima Kepala Dilmil IV-15 Banjarmasin Letkol Gatot Sumardjono bersama jajaran.
Dilmil IV-15 Banjarmasin menjadi rujukan karena telah meraih predikat WBK dan WBBM.
Baca Juga: Oknum Guru SMA di Balikpapan Diduga Cabuli Bocah 8 Tahun di Tempat Bimbel, Kasus Ditangani Polisi
Selain pembangunan Zona Integritas, kedua satuan kerja membahas penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Bagus mengatakan, studi banding menjadi ruang untuk bertukar informasi, pengalaman, dan strategi dalam memperkuat tata kelola lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Melalui studi banding ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi antarsatuan kerja di lingkungan peradilan militer dalam mewujudkan birokrasi yang berintegritas, profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan,” ujarnya, Selasa (15/9).
Dalam pertemuan tersebut, Dilmil IV-15 Banjarmasin memaparkan proses pembangunan Zona Integritas hingga strategi meraih predikat WBK dan WBBM.
Pengalaman tersebut akan menjadi referensi bagi Dilmil IV-16 Balikpapan untuk melakukan pembenahan administrasi dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Studi banding dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat (18/9). Hasil kegiatan diharapkan dapat diterapkan sesuai kebutuhan Dilmil IV-16 Balikpapan, terutama dalam membangun sistem kerja yang transparan dan mencegah praktik penyuapan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan akuntabilitas lembaga peradilan. Tidak hanya mengejar predikat Zona Integritas, tetapi juga memastikan perbaikan tata kelola dapat dirasakan masyarakat pencari keadilan. (rd)
Editor : Romdani.