KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Operasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan melibatkan puluhan personel gabungan. Mereka melakukan penggeledahan blok hunian, serta tes urine terhadap pegawai dan Warga Binaan (WB), Sabtu (19/9) malam.
Ini merupakan langkah deteksi dini dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan Lapas. Personel dilibatkan selain Lapas, ada pula Brimob Polda Kaltim, Kodim 0905/Balikpapan, Polresta Balikpapan dan BNN.
Setelah menyebar melakukan pemeriksaan dan penggeledahan pada sejumlah kamar hunian, serta dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan profesionalitas.
Baca Juga: Cegah Bahaya Asap Karhutla di Balikpapan, Polisi Bagikan Ratusan Masker Gratis untuk Warga
Tim gabungan menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam Lapas dan berpotensi disalahgunakan. Barang tersebut meliputi senjata tajam, kipas angin, sendok besi, garpu besi, gunting, korek, pemotong kuku, cutter, sutil besi, stop kontak, pinset besi, dan water heater.
Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain penggeledahan, tes urine dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan terhadap pegawai dan warga binaan. “Hasil seluruhnya negatif,” terang Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano.
Baca Juga: Lahan Gambut dan Sawit di Saloloang PPU Terbakar, Tim Gabungan Padamkan Maraton
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 serta Surat Perintah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur Nomor WP.18-PK.09.02-500 tentang Perintah Pelaksanaan Penggeledahan dan Tes Urine.
“Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan bersinergi dengan APH, Lapas Balikpapan terus memperkuat pengawasan serta deteksi dini guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,” jelasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo