KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pengerjaan proyek pengendalian banjir di Jalan DI Panjaitan, Balikpapan Utara, mengalami kendala teknis. Proses pengurukan jalan sempat tertunda akibat perbaikan jaringan gas (jargas) yang masih menunggu ketersediaan suku cadang (spare part), menyusul gangguan pipa air dan gas yang terjadi sejak Selasa (22/9/2026).
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Jen Supriyanto, menjelaskan bahwa pemasangan gorong-gorong sebenarnya telah rampung. Idealnya, pengerjaan dapat langsung dilanjutkan ke tahap pengurukan agregat dalam waktu dua hari.
Baca Juga: Atasi Banjir Balikpapan Tengah, Dinas PU Tutup Sementara Jalan DI Panjaitan
Namun, perbaikan jargas di lokasi tersebut masih terhambat. "Khusus untuk jaringan pipa PDAM, saat ini pekerjaannya sedang dalam proses. Sedangkan untuk jargas, kami masih menunggu spare part untuk penyambungan," ungkap Jen.
Ia menegaskan, Dinas PU telah berkoordinasi dengan pengelola jargas serta Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) selaku pengelola pipa air minum sejak awal.
"Kami sebenarnya sudah mengantisipasi melalui koordinasi dengan pihak jargas. Namun, kendala teknis tetap terjadi di lapangan," tambahnya.
Baca Juga: Dinas Perikanan Luncurkan Inovasi KABAR BENIH untuk Kepastian Stok dan Pelayanan Transparan
Menurut Jen, jika perbaikan jargas selesai sesuai jadwal, pengurukan agregat dan peninggian badan jalan bisa segera direalisasikan. Proyek bernilai kontrak Rp7 miliar ini menargetkan penanganan drainase di dua titik lokasi.
“Total panjang mencapai hampir 160 meter, ada 40 meter dan 104 meter,” sebutnya. Hingga saat ini, progres fisik pengerjaan telah mencapai sekitar 42 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026.
Atas gangguan pelayanan air bersih, pasokan gas, hingga potensi kemacetan di sekitar lokasi pengerjaan, Dinas PU bersama Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. (*)
Editor : Sukri Sikki