BALIKPAPAN- Beras muras dan elpiji diserbu warga di halaman markas Polresta Balikpapan saat gerakan pangan murah (GPM). Elpiji 3 kilogram di harga eceran sekitar Rp 30-35 ribu bisa dibeli warga di GPM dengan Rp19 ribu dan beras SPHP 5 kilogram Rp60 ribu.
Program ini merupakan inisiatif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Polda Kaltim, Dinas Perdagangan, Bulog, Pertamina, serta sejumlah pihak terkait untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim AKBP Agus Sunandar mengatakan, GPM digelar sebagai respons terhadap dinamika harga pangan yang terjadi belakangan ini.
“Paling tidak untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat Balikpapan,” terang Agus. GPM hanya berlangsung selama satu hari. Namun, peluang menggelar kegiatan serupa di lokasi lain masih terbuka dan saat ini masih dibahas bersama seluruh pihak yang terlibat.
“Tidak bisa hanya dari Polda saja. Ini harus bersama Dinas Perdagangan, Bulog, Pertamina, dan penyedia barang lainnya,” jelasnya.
Masyarakat dibatasi dapat membeli elpiji satu tabung dengan syarat KTP. GPM juga beras, cabai, sayuran hasil UMKM pertanian. Harga yang lebih murah bisa diberikan karena pasokan diperoleh langsung dari distributor dengan dukungan Bulog dan Pertamina.
Informasi pelaksanaan GPM telah disosialisasikan sejak dua hari sebelum acara melalui media sosial. Selain itu, Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Balikpapan juga ikut menyampaikan informasi kepada warga. (*)
Editor : Ismet Rifani