KALTIMPOST.ID-Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono secara resmi membuka Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) gabungan SMP, SMA, dan SMK Kartika V-1 Balikpapan Tahun Ajaran 2026/2027.
Upacara pembukaan kegiatan pembentukan karakter generasi muda itu dipusatkan di Lapangan Upacara Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan Kota, Sabtu (26/9).
Agenda tahunan itu mengusung tema besar untuk membentuk jiwa kepemimpinan yang berbudi luhur, disiplin, cinta Tanah Air, cerdas, dan terampil demi menyongsong Indonesia Maju. Sebanyak 422 pelajar tercatat ambil bagian, dengan rincian 349 siswa laki-laki dan 73 siswa perempuan.
Sejumlah pejabat utama Kodam VI/Mulawarman tampak hadir mendampingi jalannya pembukaan. Di antaranya Kasdam VI/Mulawarman Brigjen Andy Setyawan, Irdam VI/Mulawarman Brigjen Unang Sudargo, dan Kapok Sahli Brigjen Deni Sukwara.
Baca Juga: Fresh Graduate Sulit Dapat Kerja, DPRD Balikpapan Soroti Syarat Pengalaman 3–5 Tahun
Hadir pula jajaran pengurus Persit KCK PD VI/Mulawarman, pengurus Yayasan Kartika Jaya, Dandim 0905/Balikpapan, serta para kepala sekolah dan guru pendamping.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan peserta upacara, Pangdam menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset paling berharga sekaligus tumpuan utama masa depan bangsa. Maka, persiapan mental dan karakter dinilai sama pentingnya dengan pencapaian prestasi akademik di ruang kelas.
“Sebagai calon pemimpin bangsa, generasi muda perlu memiliki karakter kepemimpinan, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan bekerja sama," tegas Krido.
Jenderal bintang dua tersebut memaparkan, LDKS menjadi wadah penting untuk mengasah kedisiplinan dan jiwa korsa para siswa sejak bangku sekolah.
Selama dua hari masa pelatihan, peserta dibekali materi wawasan kebangsaan, dinamika kerja sama tim, hingga peraturan baris-berbaris (PBB).
“Manfaatkan kegiatan LDKS selama dua hari ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar menjadi pemimpin yang baik, berdisiplin, dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk mencapai hasil yang terbaik,” pesan Pangdam kepada seluruh siswa.
Baca Juga: Banyak Sarjana Masih Menganggur, DPRD Balikpapan Kritisi Minimnya Peluang Kerja
Setelah memimpin upacara lapangan, Pangdam langsung bertolak ke Aula Makodam untuk memberikan pembekalan materi kepemimpinan dan wawasan kebangsaan secara langsung.
Para pelajar diajak memasang mimpi setinggi langit dan tekun mengasah potensi diri agar kelak tidak sekadar menjadi penonton di tanah air sendiri.
Di tengah serbuan arus informasi digital yang bergerak sangat cepat, Pangdam juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak bermedia sosial dan menyaring setiap kabar yang beredar di dunia maya.
“Jangan mudah terprovokasi, jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Tetap fokus pada pendidikan, tingkatkan ilmu pengetahuan, bangun karakter, dan persiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa,” wanti-wanti Krido.
Dia menegaskan aksi bela negara pada masa kini tidak melulu harus mengangkat senjata atau menjadi prajurit TNI.
Menghormati orangtua dan guru, menjaga nama baik sekolah, menghargai keberagaman, serta tekun belajar merupakan wujud nyata bela negara yang bisa dilakukan setiap pelajar.
“Jadilah generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Tanamkan dalam diri kalian cinta Tanah Air, jaga persatuan, hormati perbedaan, rajin belajar, dan terus berusaha meraih cita-cita,” pungkasnya.
Melalui gemblengan selama dua hari penuh ini, para siswa Kartika V-1 Balikpapan diharapkan pulang dengan membawa karakter kepemimpinan yang tangguh, berwawasan kebangsaan luas, serta siap menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (rd)
Editor : Romdani.