KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan mulai bersiaga menghadapi potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Langkah itu dilakukan guna memastikan sektor pariwisata tetap berjalan meski ancaman karhutla membayangi wilayah Kalimantan.
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, menyatakan pihaknya kini fokus memaksimalkan penyelenggaraan acara berskala lokal. Kebijakan itu diambil menyusul penurunan jumlah agenda besar dan kegiatan pariwisata dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Penerbit Erlangga Luncurkan Buku Seri Aku Anak Gemilang untuk Anak Usia 5–6 Tahun
"Sekarang kan memang kegiatan berkurang, seperti event besar dan tourism, jadi kami maksimalkan khususnya untuk event-event yang lokal dulu," ujar Ratih.
Namun, Balikpapan tetap bersiap menjadi tuan rumah dua agenda besar pada Oktober mendatang, yakni Bayan Run 2026 dan Indonesia International Motor Show (IIMS) Garage. Disparpora terus melakukan koordinasi lintas sektor dengan pihak perhotelan dan maskapai penerbangan.
Langkah koordinasi dilakukan sebagai upaya antisipasi agar kedatangan wisatawan dari luar daerah tetap lancar di tengah potensi kabut asap. Selain koordinasi, Disparpora juga rutin menggalakkan program wisata bersih di sejumlah destinasi.
Baca Juga: Gangguan Pembangkit, Aliran Listrik di Balikpapan Padam 4 Jam Hari Ini
"Kami juga baru-baru ini lakukan bersih-bersih pantai, gerakan wisata bersih. Jadi di Pantai Manggar, juga di De Boekit, jadi kami mengharapkan semua destinasi siaga untuk menyambut dua event besar bulan Oktober ini," tandas Ratih. (*)
Editor : Dwi Restu A