Tabebuya Bermekaran di Balikpapan, DLH Bakal Perluas Penanaman hingga Taman Kota

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 11:18 WIB
Bunga tabebuya bermekaran di tengah musim kemarau di Jalan Mayjen Sutoyo, kawasan Gunung Malang, Balikpapan, Selasa (29/9). (FOTO AINUR/KP)
Bunga tabebuya bermekaran di tengah musim kemarau di Jalan Mayjen Sutoyo, kawasan Gunung Malang, Balikpapan, Selasa (29/9). (FOTO AINUR/KP)

KALTIMPOST.ID-Bunga tabebuya yang bermekaran mulai memberi warna di sejumlah ruas jalan Balikpapan saat musim kemarau.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan akan melanjutkan penanaman pohon tersebut sebagai bagian dari penghijauan sekaligus memperkuat estetika kota.

Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, penanaman tabebuya telah dilakukan sejak sekitar empat hingga lima tahun terakhir.

Pohon itu dipilih karena memiliki fungsi sebagai tanaman peneduh sekaligus menghasilkan bunga yang mempercantik kawasan perkotaan.

Baca Juga: LDKS Kartika V-1 Balikpapan Resmi Ditutup, 450 Peserta Ikuti Malam Inagurasi dan Renungan

“Sekitar empat sampai lima tahun terakhir kita mulai menanam pohon tabebuya itu,” kata Sudirman, Selasa (29/9).

Sebelumnya, DLH lebih banyak menggunakan jenis pohon peneduh seperti trembesi dan angsana. Tabebuya kemudian menjadi salah satu alternatif tanaman penghijauan di ruang jalan.

Penanamannya akan diperluas ke sejumlah lokasi yang dinilai memungkinkan. Di antaranya kawasan Jalan Baru, Jalan Ruhui Rahayu, serta ruang jalan lainnya.

Sudirman mengatakan, penambahan tabebuya sekaligus dilakukan dalam program peremajaan pohon. Tanaman yang telah mati atau berusia tua secara bertahap dikurangi dan diganti dengan pohon baru.

“Beberapa pohon juga sudah memasuki masa peremajaan. Ada yang sudah mati atau sudah tua, seperti pohon asam jawa. Beberapa pohon tersebut kita kurangi dan kita ganti dengan tabebuya,” ujarnya.

Saat ini, tabebuya telah tumbuh di sejumlah kawasan, antara lain Gunung Malang, sepanjang Kilometer 3 hingga Kilometer 13, serta beberapa titik di Sidodadi.

Baca Juga: LAPSUS: Kemarau Panjang Tekan IKN, Otorita Amankan Air Baku saat Kabut Asap Mendekati KIPP

DLH juga berencana memperluas penanaman ke sejumlah taman besar di Balikpapan. Dengan demikian, tabebuya tidak hanya menjadi penghias koridor jalan, tetapi juga bagian dari penataan ruang hijau perkotaan.

Mengenai masa berbunga, Sudirman mengatakan tabebuya dapat berbunga setiap tahun bergantung pada kondisi lingkungan. “Biasanya berbunga saat musim panas,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
karhutla Kaltim ibu kota nusantara Pertalite langka Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud Kutai Barat