KALTIM POST – Kabar kurang menyenangkan bagi pelanggan PLN di sejumlah wilayah Balikpapan. Aliran listrik bakal dihentikan sementara hingga empat jam pada Rabu (30/9).
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 Wita. Penghentian aliran listrik tersebut dilakukan menyusul adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sebagian wilayah kerja PLN ULP Balikpapan Utara.
Dalam info mati lampu yang dishare melalui Channel WA PLN Balikpapan Utara, sjumlah kawasan yang terdampak cukup luas.
Mulai dari Apartemen Tower Amarillis, Jalan Arjuna/Gunung Polisi, Jalan Klamono, Jalan Dahor II, Jalan Dahor III, hingga Plaza Kebun Sayur.
Jadwal mati lampu juga menyasar kawasan Taman Kuliner Baru Ilir, Jalan Alfalah, Jalan Kilat, sebagian Jalan Adil Makmur, sebagian Jalan Pasar Lama, hingga Taman Lapangan Foni dan Lapangan Foni Balikpapan Barat.
Wilayah lainnya yang masuk daftar terdampak yakni Jalan Marga Sari, Jalan Sepaku, Jalan Semoi, Jalan Pandan Barat, Jalan Pandan Sari, Jalan Pandan Wangi, Pasar Inpres, Pasar Loak dan sekitarnya.
Bagi pelanggan yang beraktivitas di kawasan tersebut, penghentian aliran listrik selama empat jam tentu perlu diantisipasi. Terlebih, jadwal pemadaman dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan.
PLN ULP Balikpapan Utara menyebut terus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat pemulihan gangguan dan meminimalkan dampaknya kepada pelanggan.
Di sisi lain, PLN mengimbau pelanggan menggunakan listrik secara bijak, terutama pada pukul 18.00–21.00 Wita. Pelanggan juga diminta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur suhu pendingin ruangan di atas 24 derajat Celsius, serta menggunakan peralatan hemat energi.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi tersebut.
"Penghentian sementara ini dapat mengalami perubahan jadwal, durasi, maupun pembatalan sesuai dengan perkembangan kondisi kelistrikan," tulis PLN ULP Balikpapan Utara dalam pengumumannya.
Editor : Thomas Priyandoko