Pusdal LH Kalimantan Serahkan Alat Komposter untuk Kampung Bungas

Supriyono Lupus • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 12:37 WIB
Penyerahan alat komposter dari Kepala Pusdal LH Kalimantan Fitri Harwati (tengah) untuk Kampung Bungas diharapkan dapat meningkatkan lebih baik lagi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. (LUPUS/KP)
Penyerahan alat komposter dari Kepala Pusdal LH Kalimantan Fitri Harwati (tengah) untuk Kampung Bungas diharapkan dapat meningkatkan lebih baik lagi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. (LUPUS/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pusat Pemgendalian Lingkungan Hidup Kalimantan (Pusdal LH) menyerahkan bantuan berupa 10 unit komposter dan 20 unit Losida kepada Kampung Bungas. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Baca Juga: Tekan Angka Kekerasan, Pemkot Balikpapan Resmikan Forum PPATBM Berbasis Kelurahan

Kepala Pusdal LH Kalimantan Fitri Harwati menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat Kampung Bungas menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing.

“Tetap menjadi leader di lingkungannya ya bapak ibu. Bisa menularkan ilmunya ke warga-warga lainnya. Itu butuh perjuangan kita, tidak cukup hanya berhenti di kebijakan, sosialisasi, tetapi kita juga butuh monitoring dan implementasi,” ucapnya.

Fitri berharap alat-alat yang diberikan dapat meningkatkan pengelolaan yang sudah berjalan baik menjadi lebih baik lagi. Menurutnya, pada tahap pengenalan program, baru beberapa keluarga yang terlibat. "Ke depan, praktik baik ini dapat meluas kepada warga masyarakat lainnya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penaatan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PHPKLH) Kota Balikpapan Siti Fatimah mengatakan tahun 2027 mendatang Kampung Bungas bersiap menjadi kampung wisata edukasi.

“Kesiapan masyarakat juga diperlukan untuk menyambut pengunjung, sangat penting, termasuk penyediaan fasilitas parkir. Pelatihan peningkatan SDM diperlukan agar pengelolaan sampah dan aspek lainnya dapat dilakukan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Gelontorkan 8 Ton Beras CPPD: Sasar Ibu Hamil KEK dan Baduta Gizi Kurang

Pembina Kampung Bungas Suwanto menjelaskan bahwa saat ini Kampung Bungas telah menciptakan Rotari Organik Komposter sebanyak 7 buah dengan ukuran 200 liter, 120 liter, dan 65 liter.

“Alat pengolah sampah organik berbentuk tabung atau drum ini dirancang untuk mempercepat proses pengomposan melalui sistem pemutaran. Alat ini menjadi solusi praktis, ke depan bisa menghasilkan kompos lebih cepat,” ucapnya.

Suwanto juga berharap permintaan pengadaan motor roda tiga dapat disetujui. Selain itu, ia meminta DLH tidak henti-hentinya melakukan monitoring terhadap Kampung Bungas. Jika memang masuk titik pantau penilaian, diharapkan ada informasi sebelumnya agar dapat diberikan arahan yang diperlukan. (*)

Editor : Sukri Sikki
kalimantan kota balikpapan lingkungan hidup