Kejar Target 50 Persen, Balikpapan Ajukan 21 Lokasi Koperasi Merah Putih

Dina Angelina • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 08:33 WIB
Pemkot Balikpapan mencatat lima gerai Koperasi Merah Putih telah rampung, sementara enam lokasi lainnya masih dalam pengerjaan. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)
Pemkot Balikpapan mencatat lima gerai Koperasi Merah Putih telah rampung, sementara enam lokasi lainnya masih dalam pengerjaan. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Balikpapan terus berjalan. Dari total 11 lokasi lahan yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, lima gerai telah rampung 100 persen, sedangkan enam lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, mengungkapkan lima gerai yang telah selesai dibangun berada di Kelurahan Graha Indah, Gunung Bahagia, Manggar, Manggar Baru, dan Karang Joang.

“Saat ini ada lima lokasi yang sudah terbangun 100 persen dan enam lokasi sedang dalam proses pembangunan di bawah 75 persen,” ujar Heruressandy.

Baca Juga: KKPD PPU Segera Diluncurkan, Penggunaan Fokus Empat Sektor

Enam lokasi yang masih dalam proses pengerjaan berada di Kelurahan Sepinggan Raya, Sepinggan Baru, Gunung Samarinda, Batu Ampar, dan Lamaru. Teknis pembangunan seluruh gerai tersebut dilaksanakan oleh Agrinas Pangan Nusantara.

Heruressandy menegaskan, seluruh pembangunan memanfaatkan aset milik pemerintah daerah tanpa melalui proses pembebasan lahan baru. Hal itu sesuai dengan skema yang ditetapkan pemerintah pusat.

Untuk kelurahan yang belum memiliki aset Pemkot, DKUKMP Balikpapan masih menunggu arahan serta regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Guna mengatasi keterbatasan aset daerah, DKUKMP Balikpapan mulai berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk menjajaki pemanfaatan lahan milik BUMN, kementerian, hingga pemerintah provinsi dalam pembangunan tahap kedua.

“Selain itu, karena sudah tidak ada lagi lahan aset pemerintah (daerah), kami mencoba berkoordinasi untuk lahan aset pemerintah yang lain. Misalnya milik BUMN atau pemerintah provinsi,” bebernya.

Pada pembangunan tahap kedua, DKUKMP Balikpapan berencana mengajukan 10 lokasi gerai baru. Sejumlah lahan yang tengah dijajaki di antaranya milik PT Pertamina, Kementerian Keuangan, Lanud Dhomber, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga: Semangat Kesaktian Pancasila, PLN Indonesia Power UBP Mahakam Gelar InPower Fun Run 2026

“Kami baru tahap penjajakan administrasi dan menunggu persetujuan. Belum ada arahan instruksi untuk pembebasan lahan. Jadi, kami masih menunggu aturan dari pusat bagi yang tidak punya aset,” jelas Heruressandy.

Ia menambahkan, pemerintah pusat menargetkan separuh dari total 83.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia dapat terbangun tahun ini.

Untuk Balikpapan, Heruressandy menyebut pihaknya telah mengajukan sekitar 21 lokasi. Namun, jumlah yang nantinya disetujui pemerintah pusat belum dapat dipastikan.

“Kami di Balikpapan masih belum bisa memastikan berapa (yang disetujui pusat). Namun, yang jelas, kami sudah mengajukan sekitar 21 lokasi,” pungkasnya.

Editor : Ery Supriyadi
agrinas pangan nusantara DKUKMP Balikpapan pembangunan koperasi Koperasi Merah Putih balikpapan