Rute Baru Bacitra Bakal Tembus Manggar dan KM 23, Bagaimana Nasib Angkot?

Dina Angelina • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:49 WIB
INTEGRASI: Armada angkutan kota melintas di jalan protokol Balikpapan. Dishub Balikpapan memastikan keberadaan angkot tetap diperhitungkan dalam skema integrasi rute baru Bacitra. (ANGGI PRADITHA/KP)
INTEGRASI: Armada angkutan kota melintas di jalan protokol Balikpapan. Dishub Balikpapan memastikan keberadaan angkot tetap diperhitungkan dalam skema integrasi rute baru Bacitra. (ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memastikan perluasan rute Balikpapan City Trans (Bacitra) tidak akan menggerus keberadaan angkutan kota (angkot) lokal.

Kepastian ini diperoleh usai perwakilan sopir angkot dari trayek 1 hingga 8 menemui pihak Dishub guna menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran mereka.

Perwakilan sopir angkot, Mustaba, mengungkapkan bahwa rencana penambahan jalur Bacitra menuju wilayah Manggar di Balikpapan Timur dan KM 23 di Balikpapan Utara harus melewati proses kajian matang terlebih dahulu.

Baca Juga: Menuju MTQ Ke-54 Kota Balikpapan, Balikpapan Selatan Matangkan Kafilah dan Kesiapan Venue

“Kami semua sopir angkot trayek 1 sampai 8 sudah datang dipanggil untuk bersama membahas rute baru Bacitra. Nanti semua akan diperhitungkan dulu oleh Dishub,” kata Mustaba.

Ia menambahkan, implementasi rute baru tersebut baru akan berjalan setelah proses serah terima operasional Bacitra sepenuhnya selesai.

Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman menyambut baik kedatangan para sopir angkot. Pihaknya berjanji menampung seluruh masukan untuk ditindaklanjuti secara teknis di lapangan.

“Jadi kami sudah tampung semua aspirasi dan segera membentuk tim. Dishub memastikan saran maupun masukan para sopir angkot akan menjadi pertimbangan dalam kajian rute baru,” ujar Fadli.

Baca Juga: Dinas Perhubungan Balikpapan Gandeng Sopir Angkot Susun Peta Integrasi Rute Bacitra

Fadli menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan transportasi antarmoda yang terintegrasi, inovatif, dan adaptif. Kehadiran rute ini sekaligus mendukung perwujudan kota cerdas (smart city) di Balikpapan.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah mengarahkan pembentukan empat segmen khusus angkutan, yakni angkutan pribadi, angkutan daring (online), angkutan umum, dan angkutan kota.

Ke depannya, seluruh moda transportasi ini ditargetkan dapat saling terhubung dan melengkapi kebutuhan mobilitas warga Kota Minyak.

“Mari semua pihak bersama-sama mewujudkan transportasi publik yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkas Rahmad. (*)

Editor : Duito Susanto
rute baru bacitra Dishub Balikpapan Balikpapan City Trans Bacitra Balikpapan angkot Balikpapan