Guru Privat Mandarin Tewas Jatuh dari Apartemen Balikpapan, Ini Temuan Forensik

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:32 WIB
Konferensi pers Mapolresta Balikpapan terkait hasil forensik korban jatuh di Borneo Bay Residence. (M Taufik/KP)
Konferensi pers Mapolresta Balikpapan terkait hasil forensik korban jatuh di Borneo Bay Residence. (M Taufik/KP)

BALIKPAPAN – Guru privat Bahasa Mandarin berinisial SR (33) meninggal setelah jatuh dari Apartemen Borneo Bay Residence, Balikpapan. Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan korban mengalami sejumlah luka berat.

Temuan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Balikpapan, Rabu (7/10). Dokter Forensik RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Heryadi Bawono Putro, mengatakan luka robek ditemukan pada kepala, dada kanan, perut sisi kanan, punggung hingga selangkangan.

"Luka-luka tersebut memang fatality-nya akibat beberapa luka-luka terbuka dan patah tulang terbuka. Cukup berat," kata Heryadi.

Selain luka robek, korban mengalami patah tulang terbuka pada kepala, lengan kanan, tulang dada, dan kaki kanan. Luka robek juga ditemukan pada anggota gerak bawah kanan.

Baca Juga: Misteri Kematian Guru di Borneo Bay Balikpapan, Polisi Temukan Surat Wasiat

Pemeriksaan turut menemukan sejumlah luka lecet dan memar pada anggota gerak atas kanan, anggota gerak bawah kanan, perut, dada hingga punggung. Kondisi luka menyebabkan sejumlah organ dalam korban terekspos.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Heryadi memperkirakan SR jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter. Namun, penyebab dan rangkaian kejadian sebelum korban jatuh masih didalami kepolisian.

Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan pihak pengelola apartemen serta keluarga korban.

"Dalam penanganan perkara ini, kami memastikan penyidik juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kemudian berkoordinasi dengan pihak pengelola apartemen maupun keluarga korban, serta melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang telah diamankan," ujar Fauzan.

Sejumlah barang diamankan dari unit apartemen, di antaranya obat-obatan, pakaian, dan dua unit telepon seluler. Seluruh barang tersebut masih diperiksa penyidik untuk melengkapi proses penyelidikan.

Polisi belum menyimpulkan penyebab korban jatuh dan masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan saksi serta hasil pemeriksaan barang bukti.

Editor : Muhammad Ridhuan
kasus kriminal Balikpapan Borneo Bay Residence guru Mandarin RSKD Balikpapan polresta balikpapan