KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mendorong Dinas Sosial (Dinsos) segera menyusun formula baru dan mengajukan tambahan alokasi anggaran. Langkah ini dinilai penting agar pelayanan bagi masyarakat terlantar dan keluarga miskin tidak terhambat oleh keterbatasan kuota.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa Dinsos perlu memetakan kebutuhan secara terperinci agar pengajuan anggaran dapat memprioritaskan kebutuhan riil warga di lapangan.
“Dinsos harus mencari formula yang tepat dalam mengajukan kebutuhan anggaran, sehingga kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi bisa ditangani dengan baik,” ujar Gasali.
Baca Juga: Jangan Cuma Patokan 8 Jam, Ini Alasan Kualitas Tidur Lebih Penting dari Durasi
Selama ini, Dinsos Balikpapan dinilai sangat terbantu oleh kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), paguyuban, serta berbagai organisasi sosial.
Namun, DPRD menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan tidak boleh terus-menerus bergantung pada pihak luar. Pemerintah daerah tetap harus menyiapkan tambahan alokasi anggaran sosial secara mandiri agar penanganan kondisi darurat warga dapat berjalan maksimal.
“Terutama dalam penanganan kondisi kedaruratan sosial dan pelayanan kemasyarakatan karena Dinsos sebagai OPD pengampu,” tuturnya.
Meski memberikan catatan kritis terkait alokasi anggaran, Komisi IV tetap mengapresiasi capaian kinerja Dinsos Balikpapan sepanjang tahun anggaran 2026.
Baca Juga: Sakit Hati kepada Rekan Kerja, Pria di Samarinda Seberang Bakar Mobil Pikap
Anggota DPRD menilai penanganan masalah sosial di lapangan masih berjalan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah. (*)
Editor : Ery Supriyadi