Bawa Enam Wahana Horor ke Balikpapan, Pandora Box Perdana Hadir di Kalimantan  

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:08 WIB
Suasana persiapan Festival Hudoq Pekayang 2026 yang terus dijaga masyarakat Mahakam Ulu. Sebanyak 1.500 peserta dari 13 kampung dipastikan ikut ambil bagian dalam festival budaya berskala regional tahun ini.
PERDANA: Pandora Box resmi dibuka di BOS Mal selama satu bulan. (IST)
  

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Untuk kali pertama, warga Balikpapan bakal merasakan sensasi baru bertema horor. Bernama Pandora Box, wahana permainan ini siap menguji adrenalin pengunjung mal Balikpapan Ocean Square (BOS).

Membawa total enam genre sekaligus, wahana ini akan hadir selama 9 Oktober hingga 15 November. Pihak pengelola sengaja mengambil momen ini sekaligus untuk menyambut Halloween yang kerap diperingati akhir bulan ini.

Baca Juga: Dikuti 13 Kampung, Festival Hudoq Pekayang 2026 di Mahakam Ulu Bakal Sedot 3.000 Pengunjung  

Creator Pandora Box Billy Junior mengatakan, ini adalah roadshow perdana mereka di Kalimantan. Bukan hanya wahana horor, Pandora Box sendiri akan menjadi festival horor paling ditunggu.

“Mungkin saya bisa bilang ini festival horor terbesar di Indonesia. Nah ini saya bawa festival terbesarnya di Kalimantan dan berpusat di sini, di Balikpapan,” ujarnya.

Baca Juga: Erau Adat Pelas Benua Kutim Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya Kutai

Lalu ada Escape Room yang mengangkat judul Terlilit Pinjol. “Ini mungkin cukup banyak relate dengan situasi sekarang. Biasanya horor itu kan dikejar hantu atau zombie, nah ini dikejar debt collector dan ibu kos gitu. Nanti di dalam ruangan kita harus pecahkan puzzle sambil bersembunyi,” jelasnya.

Kemudian ada tembak-tembakan adrenalin juga itu menggunakan water gel blaster. Bagi pemain yang takut hantu atau takut dikejar-kejar, di sini bisa bermain secara tim untuk memburu hantu.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Pemkot Samarinda Kebut Normalisasi Drainase

Tak hanya tiga wahana berbayar, Billy menyebutkan Pandora Box juga menyajikan tiga wahana gratis. Pertama ada otak-atik atau memecahkan suatu peti dengan tema bajak laut. Bila pecah dalam waktu 5 menit, maka akan berhadiah Rp 1 juta.

Ada pula wahana game station, di mana pemain bisa bermain game virtual reality (VR), dan bisa bermain game dingdong.

“Terakhir kami punya Ghostpedia, di mana ruangan ini dibuat seperti galeri yang membahas tentang urban legend Indonesia. Misal asal mula pocong dan tempat favoritnya muncul di mana,” tuntasnya.

Selama beroperasi, wahana ini dibanderol dengan harga Rp 50 ribu selama hari normal (weekday). Sementara saat hari libur (weekend) dihargai Rp 60 ribu, dengan catatan satu tiket berlaku empat wahana, terdiri dari satu wahana berbayar dan tiga wahana gratis. (*)

Editor : Sukri Sikki
BOS Mall Balikpapan horor wahana