Bantu Pengeluaran Rumah Tangga, Warga Gunung Samarinda Minta Pasar Murah GeSIT Rutin Digelar

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:11 WIB
Komoditas bahan pokok penting (bapokting) dipajang dalam program Gerakan Sembako Irit (GeSIT) yang diinisiasi Perumda Manuntung Sukses di Kantor Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan (14/10/2026). (AINUR/KP)
Komoditas bahan pokok penting (bapokting) dipajang dalam program Gerakan Sembako Irit (GeSIT) yang diinisiasi Perumda Manuntung Sukses di Kantor Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan (14/10/2026). (AINUR/KP)

BALIKPAPAN – Masyarakat antusias sambut program GeSIT (Gerakan Sembako Irit) yang digelar Perumda Manuntung Sukses di Kantor Kelurahan Gunung Samarinda, Rabu (14/10). Program tersebut, dinilai membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.

Sekretaris Lurah Gunung Samarinda, Juherlin Wadiran, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya produk yang disediakan habis terjual.  “Merasa terbantu, terutama masyarakat di sekitar kelurahan. Buktinya, hari ini dibuka sejak pukul 08.00 Wita, tetapi tidak lama kemudian barangnya sudah habis. Artinya, masyarakat memang membutuhkan kegiatan seperti ini,” kata Herlin sapaan akrabnya.

Menurut Juherlin, program sembako murah tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga untuk mengatur pengeluaran agar lebih hemat.  Terlebih, kondisi ekonomi yang masih dirasakan sulit membuat masyarakat membutuhkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Pengamat Unmul Desak Gubernur Kaltim Bentuk Tim Audit Independen terkait Distribusi BBM Bersubsidi

Dia menyebut, pihak kelurahan terbuka terhadap berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.  Karena itu, ketika perwakilan Perumda Manuntung Sukses mengajukan pelaksanaan GeSIT di wilayahnya, pihak kelurahan menyambut baik rencana tersebut.

“Kalau untuk membantu masyarakat, tidak perlu terlalu dipersulit. Selama kegiatan itu bisa membantu masyarakat, kami menyambut baik. Masyarakat senang, kami juga terbantu dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut relatif sederhana karena pihak penyelenggara hanya perlu menyiapkan produk dan daftar harga di lokasi.  Sementara itu, masyarakat dapat datang langsung untuk membeli sesuai kebutuhan tanpa adanya kewajiban untuk berbelanja.

Baca Juga: FLEX Global Buka Kesempatan Siswa SMA Indonesia Sekolah Setahun di Amerika Serikat

Herlin juga mengungkapkan, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap barang dengan harga terjangkau sebenarnya telah terlihat dalam kegiatan sebelumnya. Salah satunya, ketika kelurahan menggelar bazar gas dengan harga murah sebagai respons terhadap persoalan kebocoran gas yang sempat terjadi.

Saat itu, sebanyak 200 unit gas yang disediakan dapat tersalurkan kepada masyarakat.  Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi sekaligus upaya membantu warga mendapatkan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, pihak kelurahan tidak hanya menunggu permintaan masyarakat, tetapi juga berupaya merespons situasi yang membutuhkan penanganan cepat.  Dengan demikian, kegiatan serupa dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. 

Terkait penyebaran informasi program GeSIT, Juherlin menjelaskan pihak kelurahan memanfaatkan grup WhatsApp ketua RT untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.  Para ketua RT kemudian diminta meneruskan pengumuman tersebut kepada warga di wilayah masing-masing.

Baca Juga: PKB Balikpapan Tanggapi Desakan Hak Angket Ijazah Gibran

“Apabila ketua RT sedang bekerja atau tidak dapat menyampaikan informasi secara langsung, kami berkoordinasi dengan sekretaris RT agar informasi tetap tersalurkan,” jelasnya. Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi sangat penting agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui kegiatan yang digelar di lingkungan kelurahan.

Ia mengakui, penyampaian informasi yang tidak merata berpotensi menimbulkan anggapan bahwa kegiatan hanya diketahui oleh kelompok masyarakat tertentu.  Karena itu, koordinasi dengan pengurus RT terus dilakukan agar informasi dapat menjangkau warga secara luas.

“Koordinasi di Gunung Samarinda selama ini berjalan cukup baik. Contohnya cepatnya kegiatan GeSIT ini, diterima masyarakat hingga produk yang disediakan habis dalam waktu singkat,” tegasnya.

Selain melalui penyebaran informasi, sejumlah ketua RT juga datang langsung ke lokasi untuk melihat pelaksanaan kegiatan.  Di antaranya perwakilan RT 33, RT 53, dan RT 56 yang meninjau kegiatan sekaligus berbelanja. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Sembako Murah Balikpapan GeSIT Balikpapan Kelurahan Gunung Samarinda PERUMDA MANUNTUNG SUKSES