Petugas Gabungan Cegah Karhutla di Sekitar Bandara Sepinggan, Ini yang Dilakukan

M Ibrahim • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:08 WIB
PENCEGAHAN: Upaya cegah karhutla sekitar bandara dilakukan petugas gabungan, di antaranya imbau melalui spanduk di lingkungan.
PENCEGAHAN: Upaya cegah karhutla sekitar bandara dilakukan petugas gabungan, di antaranya imbau melalui spanduk di lingkungan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, petugas gabungan melakukan sosialisasi pada masyarakat sekitar bandara.

Langkah ini dilakukan bersama petugas keamanan bandara, TNI Angkatan Udara, dan masyarakat untuk mengantisipasi munculnya titik api serta mencegah asap mengganggu keselamatan penerbangan.

Potensi karhutla di sekitar kawasan bandara menjadi perhatian serius, terutama karena asap dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu operasional penerbangan.

Kapolsek Bandara AKP Akbar Pontoh bersama petugas keamanan bandara, dan masyarakat sekitar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan penyangga (buffer zone), perimeter bandara, serta lahan kosong sekitar permukiman warga.

Baca Juga: Edukasi Mangrove bagi Siswa: Cara Polda Kaltim Jaga Pesisir

Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keselamatan penerbangan.

Langkah pencegahan, di antaranya, patroli bersama di kawasan penyangga dan perimeter bandara, pemeriksaan lahan kosong di sekitar permukiman, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Petugas juga mengecek kesiapan sarana pemadam kebakaran dan ketersediaan sumber air di sekitar bandara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin apabila ditemukan indikasi kebakaran.

“Masyarakat diingatkan mengenai bahaya asap karhutla yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu jarak pandang pilot saat pesawat lepas landas maupun mendarat,” jelas Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Bontang, Minyak Goreng Ludes dalam 2 Jam

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya saat kondisi lingkungan rawan karhutla. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
bandara sams sepinggan penerbangan kebakaran hutan karhutla balikpapan