Pegadaian Hadirkan ATM Emas di Balikpapan, Bisa Tarik hingga 100 Gram

Dina Angelina • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:50 WIB
Suasana peluncuran ATM Emas Pegadaian di Kantor Cabang Damai Balikpapan, Rabu (14/10/2026). Inovasi ini memangkas waktu tunggu penarikan emas digital menjadi transaksi fisik yang cepat, aman, dan telah mengantongi sertifikasi mutu ISO 9001:2015 serta kesesuaian prinsip syariah MUI.
Suasana peluncuran ATM Emas Pegadaian di Kantor Cabang Damai Balikpapan, Rabu (14/10/2026). Inovasi ini memangkas waktu tunggu penarikan emas digital menjadi transaksi fisik yang cepat, aman, dan telah mengantongi sertifikasi mutu ISO 9001:2015 serta kesesuaian prinsip syariah MUI.

 
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PT Pegadaian menghadirkan ATM Emas di Balikpapan untuk memudahkan nasabah mencetak dan mengambil emas batangan secara langsung. Fasilitas ini tersedia di Kantor Pegadaian Cabang Damai sejak Rabu (14/10/2026), bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian.

Inovasi tersebut memangkas prosedur konvensional dan waktu tunggu pencetakan emas. Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring!, nasabah dapat mengambil emas batangan fisik terbitan Galeri 24 dengan pilihan berat mulai dari 1 gram hingga 100 gram.

Proses transaksi dirancang praktis. Nasabah cukup memilih menu transaksi melalui aplikasi Tring!, memindai kode QR pada layar mesin ATM Emas, mengonfirmasi pembayaran, kemudian memasukkan kode unik transaksi. Setelah proses selesai, emas fisik dapat langsung diambil melalui mesin.

Baca Juga: Andi Harun: Tambah Kuota BBM Tak Cukup, Distribusi Harus Dibenahi

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan kehadiran ATM Emas merupakan langkah konkret perusahaan dalam membangun ekosistem bulion yang inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia.

“Terobosan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai pionir Bullion Bank yang senantiasa berinovasi dengan menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi demi mendukung visi besar MengEMASkan Indonesia,” ujar Damar.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah IV Balikpapan PT Pegadaian, Rinaldi Lubis, menyebut peluncuran ATM Emas di Balikpapan sebagai momentum penting untuk memperkuat transformasi digital dan memperluas akses masyarakat Kalimantan terhadap investasi emas.

“Melalui integrasi ATM Emas dengan aplikasi Tring!, kami ingin memberikan pengalaman baru bagi nasabah untuk memperoleh emas fisik secara lebih praktis, sesuai fitur dan ketentuan yang berlaku,” kata Rinaldi.

Dia berharap inovasi tersebut dapat mendorong minat masyarakat menjadikan emas sebagai instrumen perencanaan keuangan jangka panjang. Selain itu, fasilitas ini diharapkan turut meningkatkan literasi keuangan digital di daerah.

Dari sisi kepatuhan dan tata kelola, Pegadaian menyatakan transaksi emas, baik fisik maupun digital, mengacu pada prinsip syariah sesuai Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah.

Pegadaian menerapkan konsep kepemilikan kolektif atau musya’ untuk menghindari unsur ketidakpastian (gharar). Perusahaan juga menerapkan prinsip satu banding satu (1:1), yakni setiap transaksi Tabungan Emas maupun Cicil Emas nasabah dijamin dengan ketersediaan emas fisik dalam jumlah setara di brankas atau vault Pegadaian.

Baca Juga: Pasca Gempa NTT, AHM Pulihkan Layanan Kesehatan dan Tanam 10.000 Mangrove di Taman Nasional Komodo

Keamanan aset tersebut didukung Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (custody services). Sertifikasi ini mencakup proses penerimaan, pengujian kadar kemurnian, pengadministrasian, hingga pengamanan fisik dan sistem penyimpanan emas.

Sebagai salah satu pelaku usaha bulion di Indonesia dalam ekosistem Danantara, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi kepemilikan aset emas nasional. Perusahaan juga berupaya memfasilitasi kebutuhan transaksi masyarakat perkotaan hingga generasi muda melalui layanan yang lebih fleksibel, tanpa terikat jam operasional kantor cabang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
ATM emas pagadaian Tring! by Pegadaian Galeri 24 Pegadaian Balikpapan investasi emas