Penumpang KMP Gajah Mada Diduga Lompat ke Laut di Balikpapan, Pencarian Tim SAR Hari Pertama Nihil

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Tim SAR gabungan menyisir perairan Balikpapan untuk mencari penumpang KMP Gajah Mada yang diduga melompat ke laut, Minggu (18/10). (FOTO MUHAMMAD TAUFIK/KP)
Tim SAR gabungan menyisir perairan Balikpapan untuk mencari penumpang KMP Gajah Mada yang diduga melompat ke laut, Minggu (18/10). (FOTO MUHAMMAD TAUFIK/KP)

KALTIMPOST.ID-Seorang penumpang KMP Gajah Mada dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke laut saat kapal melintas di perairan Balikpapan, Minggu (18/10) sekitar pukul 09.40 Wita.

Hingga operasi pencarian hari pertama berakhir, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan penumpang tersebut.

Identitas penumpang yang diduga melompat ke laut itu juga masih belum diketahui. Petugas kini memfokuskan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa bermula ketika seorang saksi mengaku melihat penumpang berdiri di bagian buritan kapal. Tidak lama kemudian, penumpang tersebut diduga melompat ke laut.

Mualim I KMP Gajah Mada yang menerima informasi kejadian segera melaporkannya kepada pihak terkait. Kapal sempat menunggu sebelum berputar karena berada di jalur pelayaran yang sempit.

Baca Juga: Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin

Namun, ketika kapal kembali mendekati lokasi untuk melakukan evakuasi, penumpang tersebut sudah tidak terlihat di permukaan air.

Komandan Regu SAR Agus Darmawan mengatakan, tim gabungan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian atau last known position (LKP).

“Untuk kondisi korban hari ini, kita sudah melakukan pencarian kurang lebih radius 1 sampai 2 mil laut dari LKP dengan hasil masih nihil,” ujarnya seusai operasi pencarian.

Pencarian melibatkan sejumlah unsur dengan mengerahkan satu perahu karet milik BPBD, satu speedboat TNI Angkatan Laut, serta satu speedboat Basarnas.

Menurut Agus, kondisi gelombang di perairan Balikpapan relatif kecil sehingga memungkinkan tim melakukan penyisiran menggunakan armada yang tersedia.

Meski demikian, pencarian hingga hari pertama berakhir belum membuahkan hasil. Tim SAR berencana melanjutkan operasi pada Senin (19/10) dengan memperluas area pencarian sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian. (rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara ibu kota nusantara Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud Kutai Barat Pelabuhan Semayang Balikpapan