Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Festival Lesung Osap 2026 di Kampung Bena Baru Didorong Perkuat Wisata Budaya Berau

Romdani. • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:20 WIB
Festival Lesung Osap yang digelar di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Berau, Kamis (21/5).
Festival Lesung Osap yang digelar di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Berau, Kamis (21/5).

KALTIMPOST.ID-Festival Budaya Lesung Osap 2026 di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, resmi dibuka Pemkab Berau yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekkab Berau Muhammad Hendratno, Kamis (21/5).

Festival tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga dan melestarikan budaya Dayak yang masih terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Hendratno mengapresiasi tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh budaya, dan warga Kampung Bena Baru yang dinilai konsisten mempertahankan tradisi leluhur melalui pelaksanaan festival budaya tersebut.

“Mewakili Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga budaya dan adat istiadat,” ujarnya.

Menurutnya, Festival Lesung Osap bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelestarian budaya asli masyarakat Dayak di Berau.

Baca Juga: Angka Stunting Berau Masih Tinggi, PKK Diminta Aktif Tingkatkan Kunjungan Posyandu

Ia menilai keberlangsungan kegiatan budaya seperti tersebut penting agar generasi muda tetap mengenal identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi. “Itu merupakan upaya merawat adat istiadat dan kebudayaan asli suku Dayak,” katanya.

Hendratno menyebut Kampung Bena Baru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kampung budaya di Kaltim. Hal itu didukung masih kuatnya tradisi adat dan kehidupan budaya masyarakat setempat.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata Berau ke depan tidak hanya bertumpu pada wisata bahari dan keindahan alam, tetapi juga wisata budaya yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Tidak hanya berorientasi pada wisata alam dan bahari, tetapi juga wisata budaya yang masih terawat dan terjaga keasliannya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kekayaan budaya seperti prosesi adat, tarian tradisional, hingga kesenian khas Dayak merupakan aset penting yang perlu terus dikenalkan secara luas.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Pemprov Kaltim Perketat Penertiban Kendaraan Operasional Tambang dan Perkebunan, 1.049 Unit Bakal Dimutasi ke Plat KT

Dengan begitu, wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya menikmati wisata bawah laut dan pantai, tetapi juga dapat mengenal budaya lokal masyarakat setempat.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, Festival Lesung Osap juga dinilai memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Kampung Bena Baru.

Hendratno mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan serta menghormati budaya dan adat sebagai warisan leluhur yang harus dipertahankan. “Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan peresmian Kantor Kepala Kampung Bena Baru yang baru. Pemerintah berharap keberadaan kantor tersebut mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung kinerja aparatur kampung.

Selain itu, status Kampung Bena Baru yang kini masuk kategori kampung maju diharapkan dapat terus meningkat menjadi kampung mandiri melalui dukungan seluruh elemen masyarakat. (sen/kpg/rd)

Editor : Romdani.
#wisata budaya #Bupati Berau Sri Juniarsih #penajam paser utara #ibu kota nusantara #Kutai Barat