KALTIMPOST.ID-Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana mengembangkan Dermaga Wisata Sanggam guna mengurai kepadatan arus penumpang yang selama ini kerap terjadi, terutama saat waktu kedatangan dan keberangkatan berlangsung bersamaan.
Dermaga Wisata Sanggam merupakan salah satu pintu gerbang utama menuju destinasi wisata unggulan Berau, seperti Pulau Derawan dan Maratua.
Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, kebutuhan penataan fasilitas dermaga dinilai semakin mendesak untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa transportasi laut.
Kepala Dishub Berau Rusnan Hefni mengatakan, aktivitas penumpang yang datang dan berangkat dalam waktu hampir bersamaan sering menimbulkan kepadatan di area dermaga. Kondisi tersebut diperparah dengan lalu lintas barang bawaan yang bercampur dengan arus pergerakan penumpang.
“Waktu orang masuk dan keluar beserta barang itu sangat padat. Karena itu, kami mengupayakan pemisahan antara jalur kedatangan dan keberangkatan penumpang,” ujarnya.
Baca Juga: Stefan Keeltjes Resmi Bertahan di Kendal Tornado FC, Bidik Promosi ke Liga 1 Musim 2026/27
Menurut Rusnan, salah satu langkah yang direncanakan adalah pembangunan dermaga khusus untuk kedatangan penumpang.
Dengan demikian, aktivitas naik dan turun penumpang tidak lagi terpusat pada satu titik sehingga potensi antrean dan penumpukan dapat diminimalkan.
Selain itu, Dishub juga berencana menata area barang bawaan penumpang agar tidak bercampur dengan jalur pejalan kaki. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan alur pergerakan yang lebih tertib dan efisien.
“Barang penumpang nantinya akan ditempatkan pada area tersendiri sehingga tidak mengganggu pergerakan penumpang,” jelasnya.
Rusnan mengungkapkan, rencana pengembangan Dermaga Wisata Sanggam sebenarnya telah lama diusulkan. Namun hingga kini realisasinya masih terkendala keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan infrastruktur transportasi di Berau cukup besar, sementara kemampuan fiskal daerah dalam beberapa tahun terakhir mengalami tekanan sehingga pemerintah harus melakukan penyesuaian prioritas pembangunan.
“Rencana penambahan dermaga ini sudah lama kami usulkan, tetapi belum mendapatkan porsi anggaran yang memadai,” katanya.
Meski demikian, Dishub Berau akan terus mendorong agar proyek tersebut masuk dalam agenda prioritas pembangunan daerah pada tahun-tahun mendatang.
Pengembangan dermaga dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata yang terus berkembang sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi laut bagi masyarakat dan wisatawan.
Sebelumnya, Wakil Bupati Berau Gamalis juga menyoroti masih bercampurnya angkutan penumpang dan barang di dalam speedboat reguler.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditata lebih baik karena volume barang bawaan wisatawan, termasuk perlengkapan wisata bahari seperti alat selam, semakin meningkat.
Karena itu, pemerintah daerah akan mempertimbangkan skema pengaturan yang lebih optimal agar angkutan orang dan barang dapat dipisahkan secara bertahap demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan menuju kawasan wisata andalan Berau. (aja/kpg/rd)
Editor : Romdani.