Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

DPRD Berau Minta Pembangunan Infrastruktur di Maratua Tak Hanya Fokus pada Rehabilitasi Jalan

Romdani. • Senin, 8 Juni 2026 | 20:03 WIB
Anggota Komisi III DPRD Berau Saga
Anggota Komisi III DPRD Berau Saga

KALTIMPOST.ID-Rencana Pemkab Berau merehabilitasi sejumlah ruas jalan di Pulau Maratua mendapat dukungan dari anggota Komisi III DPRD Berau Saga.

Namun, ia mengingatkan agar pembangunan infrastruktur di salah satu destinasi wisata unggulan tersebut tidak hanya berfokus pada sektor jalan.

Menurutnya, masih banyak sarana dan prasarana yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah untuk menunjang aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata di kawasan kepulauan tersebut. “Saya mendukung penanganan jalan poros Maratua, tetapi jangan hanya jalan saja yang diperhatikan,” ujar Saga.

Ia menilai pembangunan infrastruktur di Maratua harus dilakukan secara terintegrasi. Selain jalan yang berfungsi mendukung mobilitas warga dan wisatawan, fasilitas transportasi laut juga memiliki peran penting mengingat sebagian besar akses menuju dan dari pulau tersebut masih bergantung pada jalur perairan.

Baca Juga: Antrean BBM di Berau Bikin Macet, Dishub Siagakan Pos Jaga di SPBU Bujangga

Karena itu, Saga meminta pemerintah daerah turut memperhatikan kondisi Dermaga Payung-Payung yang saat ini dinilai membutuhkan penanganan.

Menurutnya, keberadaan dermaga yang layak akan mendukung kelancaran transportasi masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas wisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.

“Dermaga Payung-Payung juga perlu mendapat perhatian karena kondisinya rusak,” katanya.

Selain dermaga, ia juga mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendukung pariwisata lainnya. Dengan status Maratua sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kaltim, fasilitas yang memadai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus menjaga daya saing daerah. “Sarana dan prasarana penunjang wisata juga harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Saga menilai pembangunan yang dilakukan secara menyeluruh akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dibandingkan jika hanya berfokus pada satu sektor.

Infrastruktur dasar yang baik perlu diimbangi dengan fasilitas pendukung agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.

Baca Juga: Pemkab Berau Perketat Tata Kelola Pembangunan, Proyek Infrastruktur Harus Didahului Kejelasan Status Lahan

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau melakukan peninjauan sejumlah ruas jalan di Pulau Maratua sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi melalui APBD Perubahan 2026 dan APBD Murni 2027.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan jalan poros penghubung Kampung Bohe Silian, Payung-Payung, Teluk Harapan hingga Teluk Alulu sepanjang sekitar 32 kilometer masih dalam kondisi baik dengan tingkat kemantapan mencapai 95 persen.

Meski demikian, ditemukan enam titik kerusakan ringan yang memerlukan penanganan serta dua ruas jalan di sekitar Kampung Payung-Payung yang membutuhkan rehabilitasi.

Saga berharap seluruh kebutuhan infrastruktur di Maratua dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar kawasan tersebut semakin siap mendukung aktivitas masyarakat dan perkembangan sektor pariwisata yang menjadi andalan Berau. (sen/kpg/rd)

Editor : Romdani.
#Bupati Berau Sri Juniarsih #Pulau maratua #ibu kota nusantara #pulau derawan #Kutai Barat