Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Perbaikan Jalan Berau Terus Dikebut, DPUPR Tambal Puluhan Titik Kerusakan

Redaksi KP • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:04 WIB
FOKUS PERBAIKAN: Perbaikan TRC DPUPR Berau difokuskan pada titik-titik kerusakan atau spot by spot, terutama lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengendara. (SENO/BP)
FOKUS PERBAIKAN: Perbaikan TRC DPUPR Berau difokuskan pada titik-titik kerusakan atau spot by spot, terutama lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengendara. (SENO/BP)

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya menjaga kondisi infrastruktur jalan melalui perbaikan cepat di sejumlah ruas yang mengalami kerusakan. Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), penanganan dilakukan dengan menutup lubang jalan pada titik-titik yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau Junaidi mengatakan perbaikan dilakukan secara bertahap dengan metode spot by spot atau penanganan per titik kerusakan.

“TRC DPUPR Berau melaksanakan perbaikan spot by spot pada titik-titik kerusakan jalan,” ujarnya, Jumat (19/6).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang mulai mengalami kerusakan, terutama setelah terpapar cuaca dan tingginya aktivitas kendaraan.

Baca Juga: Berau Perkuat Patroli Laut, Cegah Ilegal Fishing dan Lindungi Kawasan Konservasi

Sejumlah ruas jalan yang telah mendapatkan penanganan antara lain Jalan Poros Tumbit Melayu dengan 35 titik kerusakan, Jalan Belakang PSAD sebanyak empat titik, Jalan Murjani III lima titik, Jalan Swadaya lima titik, serta Jalan Pulau Derawan tiga titik.

Perbaikan dilakukan menggunakan aspal dingin untuk menutup lubang-lubang jalan agar tidak semakin melebar dan membahayakan pengendara.

“Perbaikan dilakukan dengan penutupan lubang menggunakan aspal dingin agar jalan lebih nyaman dilewati,” katanya.

Junaidi menjelaskan, penanganan tersebut bersifat sementara sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sembari menunggu realisasi program perbaikan permanen pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan lebih berat.

Ia menambahkan, DPUPR Berau saat ini juga terus mengupayakan penanganan permanen melalui proses perencanaan dan pengusulan sesuai tahapan yang berlaku.

“Kami terus memperjuangkan perbaikan ruas jalan dengan penanganan permanen yang masih berproses,” tambahnya.

Upaya perbaikan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga Berau, Iqbal, menilai langkah cepat pemerintah cukup membantu mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.

Meski demikian, ia berharap perbaikan permanen dapat segera direalisasikan, khususnya pada ruas jalan yang kondisinya mulai bergelombang dan mengalami kerusakan cukup parah.

“Mudah-mudahan perbaikannya bisa dengan skala yang lebih besar,” ujarnya.

Iqbal mencontohkan kondisi Jalan Pulau Derawan yang mulai mengalami gelombang di beberapa bagian sehingga mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Menurutnya, penambalan memang membantu, tetapi belum menjadi solusi jangka panjang.

Melalui kegiatan TRC ini, Pemkab Berau berharap kondisi jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat serta mampu meminimalkan risiko kecelakaan hingga program penanganan permanen dapat direalisasikan pada ruas-ruas prioritas.

 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
#perbaikan jalan Berau