KALTIMPOST.ID-Polres Berau melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Satreskrim terus mengintensifkan patroli dan razia malam di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas jalanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Patroli rutin tersebut menyasar sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga maupun anak muda hingga larut malam.
Selain memantau situasi keamanan, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok masyarakat yang ditemui di lapangan untuk memastikan tidak membawa senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya.
Kanit Resmob Polres Berau Ipda Multahadi Adam mengatakan hingga kini kondisi kamtibmas di Berau masih terpantau aman dan terkendali.
Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi munculnya potensi gangguan keamanan.
“Sejauh ini situasi masih kondusif. Namun dalam patroli yang kami lakukan masih ditemukan anak-anak muda yang berkumpul melewati tengah malam. Karena itu kami lakukan pemeriksaan untuk memastikan mereka tidak membawa senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya,” ujarnya, Minggu (21/6).
Menurutnya, patroli malam merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menekan peluang terjadinya kejahatan jalanan atau street crime.
Kehadiran personel di lapangan pada jam-jam rawan diharapkan dapat mencegah niat maupun kesempatan pelaku melakukan aksi kriminal.
“Fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan dini atau preventif strike. Kehadiran fisik anggota di lapangan pada jam-jam rawan diharapkan efektif menekan angka kejahatan jalanan secara signifikan,” katanya.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun memicu tindak pidana.
Polres Berau menilai upaya menjaga keamanan tidak dapat dilakukan aparat kepolisian semata. Karena itu, masyarakat diajak untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dengan segera melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas.
“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mata dan telinga kepolisian. Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan melalui layanan darurat 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya. (aky/kpg/rd)
Editor : Romdani.