KALTIMPOST.ID-Pemkab Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan internet di kampung-kampung wisata.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan selama musim libur sekolah yang diperkirakan kembali meningkat dalam beberapa pekan ke depan.
Kepala Diskominfo Berau Didi Rahmadi mengatakan, meningkatnya jumlah wisatawan kerap berdampak pada kualitas jaringan internet di sejumlah destinasi wisata.
Kondisi tersebut terjadi karena infrastruktur yang semula dirancang untuk mendukung kebutuhan administrasi pemerintahan kampung harus berbagi kapasitas dengan aktivitas digital para pengunjung.
Baca Juga: SMP 1 Barong Tongkok Kubar Buka SPMB 2026 Gratis, Tersedia 396 Kuota untuk 12 Rombel
Menurutnya, persoalan jaringan lambat yang kerap dikeluhkan saat musim liburan lebih disebabkan oleh perubahan pola penggunaan internet yang meningkat secara signifikan dalam waktu bersamaan.
“Persoalan jaringan lambat yang terjadi saat musim liburan lebih disebabkan oleh perubahan pola penggunaan internet secara drastis di lokasi yang sama,” ujarnya.
Didi menjelaskan, kapasitas internet yang selama ini tersedia sebenarnya sudah cukup untuk menunjang kebutuhan administrasi pemerintahan kampung.
Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, kecepatan internet 5 Mbps masih memadai untuk aktivitas pelayanan dasar seperti pengiriman dokumen, pengunduhan berkas, hingga komunikasi administrasi.
Namun kondisi berubah ketika jumlah pengguna meningkat tajam. Aktivitas digital yang membutuhkan kapasitas data besar, seperti menonton video secara daring dan penggunaan media sosial secara bersamaan, menjadi salah satu faktor yang membebani jaringan.
Selain persoalan kapasitas, Diskominfo juga masih menghadapi tantangan infrastruktur pendukung di sejumlah kampung wisata.
Beberapa lokasi masih mengandalkan panel surya sebagai sumber energi untuk mendukung perangkat telekomunikasi sehingga memiliki keterbatasan daya operasional.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Diskominfo Berau mulai melakukan peningkatan kapasitas bandwidth di sejumlah titik layanan.
Tahun ini, kecepatan internet ditingkatkan hingga 30 Mbps guna mengantisipasi lonjakan trafik selama musim liburan. “Alhamdulillah, saat ini keluhan masyarakat terkait jaringan internet sudah jauh berkurang dibanding sebelumnya,” kata Didi.
Meski demikian, ia mengakui solusi jangka panjang masih membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pembangunan menara BTS berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, sementara penambahan kapasitas jaringan juga harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi.
Ke depan, Diskominfo akan terus memperkuat koordinasi dengan PLN dan instansi terkait guna menjaga kualitas layanan internet di kawasan wisata.
Ketersediaan jaringan yang andal dinilai penting tidak hanya untuk kenyamanan wisatawan, tetapi juga mendukung pelayanan publik serta pengembangan ekonomi digital di kampung-kampung wisata Berau. (aja/kpg/rd)
Editor : Romdani.