Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kebocoran Regulator Gas Elpiji Picu Kebakaran di Karang Ambun Berau, Satu Rumah Nyaris Hangus.

Romdani. • Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB
Insiden gas bocor nyaris membuat rumah di Jalan Karang Mulyo, Berau ludes. (FOTO ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Insiden gas bocor nyaris membuat rumah di Jalan Karang Mulyo, Berau ludes. (FOTO ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

TANJUNG REDEB-Kebakaran nyaris meludeskan sebuah rumah di Jalan Karang Mulyo Gang Sumber Rezeki, Kelurahan Karang Ambun, Rabu (24/6) pagi.

Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar berhasil mencegah api meluas sehingga kerusakan yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada Pos Pemadam Kebakaran Tanjung Redeb sekitar pukul 09.42 Wita.

Tak lama setelah menerima laporan, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca Juga: SMP 1 Barong Tongkok Kubar Siapkan 12 Rombel, Penerimaan Siswa Baru Tanpa Biaya Alias Gratis

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Disdamkarmat Berau Moch Nur Alimi Zain mengatakan, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.52 Wita dan segera melakukan pemadaman serta pengamanan area sekitar guna mengantisipasi penyebaran api ke bangunan lain di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran regulator gas elpiji,” ujarnya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Berkat koordinasi petugas dan bantuan warga, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 10.00 Wita.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Namun, satu kepala keluarga yang terdiri dari dua orang terdampak akibat kebakaran tersebut. Kerugian material masih dalam pendataan petugas.

“Api berhasil dikendalikan sebelum melahap seluruh bagian rumah. Ini berkat respons cepat petugas dan dukungan masyarakat di sekitar lokasi,” katanya.

Meski penanganan berjalan lancar, Disdamkarmat mengakui masih terdapat kendala berupa keterbatasan personel yang bertugas saat kejadian berlangsung.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Balikpapan Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih Opini WTP dan SiLPA Rp 479 Miliar

Karena itu, peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu penanganan awal sekaligus mempercepat pelaporan apabila terjadi kondisi darurat.

Nur Alimi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas elpiji di rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi regulator, selang, dan tabung gas perlu dilakukan untuk mencegah kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran.

Ia mengimbau warga menggunakan perlengkapan berstandar SNI serta segera mematikan sumber api apabila tercium bau gas.

Menurutnya, kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kebakaran rumah tangga yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.

“Yang terpenting, masyarakat harus selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan potensi bahaya kebakaran,” pungkasnya. (aky/kpg/rd)

Editor : Romdani.
#kebakaran balikpapan #Bupati Berau Sri Juniarsih #penajam paser utara #Kutai Barat #gas elpiji