Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

13 Kelompok Nelayan Berau Terima Bantuan Sarana Tangkap, Diskan Khawatir Anggaran 2027 Berkurang

Redaksi KP • Jumat, 10 Juli 2026 | 19:34 WIB
USULAN: Pemerintah daerah mengusulkan bantuan sarana perikanan bagi kelompok nelayan pesisir melalui Pemprov Kaltim. (IZZA/BP)
USULAN: Pemerintah daerah mengusulkan bantuan sarana perikanan bagi kelompok nelayan pesisir melalui Pemprov Kaltim. (IZZA/BP)

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada nelayan pada 2026. Sebanyak 13 kelompok nelayan dipastikan menerima bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan.

Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Ika Jayati, mengatakan bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Paket bantuan meliputi mesin kapal, perahu fiber, hingga perlengkapan alat tangkap.

"Untuk tahun ini masih ada 13 kelompok yang menerima bantuan. Namun, tahun depan jumlahnya diperkirakan menurun karena adanya efisiensi anggaran," ujarnya.

Menurut Ika, keterbatasan anggaran berpotensi mengurangi jumlah kelompok penerima bantuan pada tahun mendatang. Padahal, program tersebut masih menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.

Ia menjelaskan, Diskan Berau tetap memprioritaskan kelompok nelayan yang beroperasi di Perairan Umum Daratan (PUD) karena menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Sementara itu, nelayan yang beroperasi di wilayah laut diarahkan mengakses bantuan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk nelayan laut kami hanya mengusulkan ke provinsi, karena kewenangan pemberian bantuannya memang berada di sana," katanya.

Baca Juga: Mulai 1 September, Penebusan Pupuk Subsidi di Berau Diperketat, Surat Kuasa Maksimal 20 NIK

Tahun ini, dua kelompok nelayan pesisir dari Kecamatan Tabalar dan Talisayan telah diusulkan sebagai calon penerima bantuan melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur. Namun hingga kini, Diskan Berau belum menerima kepastian terkait realisasi bantuan tersebut.

"Kami berharap tidak ada lagi pengurangan anggaran di tingkat provinsi. Mudah-mudahan dua kelompok yang sudah kami usulkan tetap bisa mendapatkan bantuan," ucapnya.

Menurut Ika, bantuan sarana penangkapan ikan masih sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas nelayan, baik di perairan darat maupun kawasan pesisir. Selain meningkatkan hasil tangkapan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Dinas Perikanan Berau #Nelayan Berau #bantuan nelayan Berau #sarana penangkapan ikan #APBD Berau 2026