1.040 Mahasiswa Berau Sudah Nikmati Gratispol, Sri Juniarsih Minta Dimanfaatkan Maksimal

ADV • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 16:44 WIB
KUALITAS SDM: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Gubernur Rudy Mas’ud pada Gratispol Connet di UM Berau.
KUALITAS SDM: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Gubernur Rudy Mas’ud pada Gratispol Connet di UM Berau.

KALTIMPOST.ID, TANJUNG REDEB – Pemprov Kaltim menggelar Gratispol Connect sebagai bagian dari sinergi edukasi menuju kuliah bebas biaya di Aula Universitas Muhammadiyah (UM) Berau, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dengan masyarakat, mahasiswa, dan perguruan tinggi untuk memberikan informasi yang benar mengenai Program Gratispol.

Rudy Mas'ud menegaskan Program Gratispol merupakan investasi jangka panjang Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan daerah.

Baca Juga: Diskoperindag Berau Ungkap Mayoritas Pengurus Koperasi Merah Putih Belum Kuasai Konsep Bisnis, Empat KDMP Sudah Raup SHU Rp 1,8 Miliar

"Kalau ingin membangun Kalimantan Timur, harus diawali dengan ilmu. Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah," ujarnya.

Rudy menjelaskan, Program Gratispol diperuntukkan bagi mahasiswa semester satu hingga semester delapan dengan syarat memiliki KTP Kaltim. Di Berau, sebanyak 1.040 mahasiswa telah menerima manfaat dengan total anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Ia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim atas komitmen menghadirkan Program Gratispol yang dinilai sangat membantu masyarakat Berau dalam memperoleh akses pendidikan tinggi.

Baca Juga: Akhir Tahun RSUD Tanjung Redeb Beroperasi, Gubernur Kaltim Pastikan Pemprov Membantu Melengkapi Alat Kesehatan

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Berau meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama pembangunan daerah.

"Program Gratispol menjadi kabar baik bagi masyarakat Berau. Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah," kata Sri Juniarsih.

Selain pembiayaan kuliah, komitmen Pemprov Kaltim dalam peningkatan kualitas SDM juga diwujudkan melalui pemberian insentif kepada guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp 500 ribu per bulan yang dibayarkan langsung selama enam bulan.

Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian kepada 360 penjaga rumah ibadah melalui program bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan sosial dan keagamaan di masyarakat. (*)

Editor : Duito Susanto
Rudy Mas'ud pemkab berau Sri Juniarsih Mas Program Gratispol gubernur kaltim