Kopi Liberika Berau Punya Peluang Besar, Gamalis Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

ADV • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 16:55 WIB
NGOPI DI KEBUN: Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri dialog interaktif tentang Kopi Liberika, Sabtu (25/7).
NGOPI DI KEBUN: Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri dialog interaktif tentang Kopi Liberika, Sabtu (25/7).

KALTIMPOST.ID, GUNUNG TABUR – Pemkab Berau terus berkomitmen mendukung berbagai produk unggulan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata. Salah satunya, potensi Kopi Liberika sebagai komoditas unggulan yang juga mendapat perhatian berbagai pihak. Dengan cita rasa yang khas, kopi yang tumbuh di Kampung Sembakungan ini dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Interaktif Kopi Liberika Kalimantan Timur yang digelar di Rest Area, Kampung Sembakungan, Sabtu (25/07/2026). Dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis bersama sejumlah pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha kopi, hingga masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Agus Tantomo, mantan wakil bupati periode 2016-2020.

Baca Juga: 1.040 Mahasiswa Berau Sudah Nikmati Gratispol, Sri Juniarsih Minta Dimanfaatkan Maksimal

Gamalis mengapresiasi terselenggaranya dialog interaktif yang menjadi ruang bertukar gagasan dan ide kreatif dalam mendorong pengembangan Kopi Liberika Berau. Menurutnya, kopi tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas daerah yang perlu dijaga dan terus dikembangkan.

“Kopi Liberika Berau memiliki karakter yang berbeda dengan daerah lain. Potensi ini harus kita kelola bersama melalui kolaborasi antara pemerintah, petani, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga media agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Gamalis mengatakan, pengembangan kopi tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus menyentuh aspek hilirisasi, penguatan sumber daya manusia, pemasaran, hingga pengembangan destinasi wisata berbasis perkebunan.

Baca Juga: Berau Dorong Kemiri Sunan Jadi Solusi Reklamasi Lahan Bekas Tambang dan Energi Terbarukan

Menurutnya, konsep ngopi di kebun menjadi salah satu inovasi yang mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Selain menikmati cita rasa kopi khas Berau, pengunjung juga dapat melihat secara langsung proses budidaya hingga pengolahan kopi di lokasi asalnya.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga Kopi Liberika Berau semakin dikenal, tidak hanya di Kaltim tetapi juga di tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Berau berharap pengembangan Kopi Liberika tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif, memperluas peluang usaha masyarakat, serta menjadi salah satu ikon daerah yang membanggakan Berau di tingkat regional maupun nasional. (*)

Editor : Duito Susanto
dialog interaktif kopi liberika pemkab berau potensi wisata wakil bupati berau gamalis