Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Genjot Eksplorasi Migas di Mahulu

Nugroho Pandu Cahyo • Senin, 11 Maret 2024 | 13:05 WIB
TERBUKA: Pihak SKK Migas dan KEN melakukan sosialisasi dengan maksud mendapat dukungan dari Pemkab Mahakam Ulu dan jajaran perangkat kecamatan, kampung dan adat di sekitar lokasi atas kegiatan pengebo
TERBUKA: Pihak SKK Migas dan KEN melakukan sosialisasi dengan maksud mendapat dukungan dari Pemkab Mahakam Ulu dan jajaran perangkat kecamatan, kampung dan adat di sekitar lokasi atas kegiatan pengebo

BALIKPAPAN - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berusaha menambah dan mencari cadangan minyak dan gas bumi (migas) di Kaltim. Terbaru, mereka menggandeng PT Kalisat Energi Nusantara (KEN) melakukan pengeboran eksplorasi migas sumur kedua (NK-2) di Mahakam Ulu.

KEN merupakan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) berdasarkan production sharing contract (PSC) dengan pemerintah pada wilayah kerja Long Hubung–Long Bagun (LHLB) yang dalam proyek ini akan berkolaborasi dengan PT Sele Raya Energy.

Wakil Bupati Mahakam Ulu Yohanes Avun menyampaikan dukungannya terhadap rencana kegiatan pengeboran ini. Dia mengatakan, hulu migas merupakan kegiatan negara dan harus didukung dan dipahami oleh seluruh pihak.

"Namun, di samping itu pihak SKK Migas – KEN juga perlu memerhatikan kearifan lokal yang ada di daerah guna mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Semoga pengeboran yang dilaksanakan oleh SKK Migas – KEN dapat berhasil sehingga dapat memberikan multiplier effect dan dampak positif bagi daerah," harapnya, Minggu (10/3).

Mengenai kegiatan tersebut, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Wisnu Wardhana turut mengapresiasi atas semangat KEN yang akan melaksanakan pengeboran kembali di bagian terjauh onshore (daratan) cekungan Kutai.

Dijelaskannya, lokasi yang cukup remote menjadi tantangan serta memerlukan effort yang luar biasa, dalam memobilisasi berbagai perlengkapan pengeboran yang akan digunakan. Dukungan yang diberikan Pemkab Mahulu juga menjadi semangat dalam melaksanakan pengeboran eksplorasi ini. Di mana kegiatan ini dalam rangka upaya menjamin ketahanan energi nasional.

Pengeboran eksplorasi yang dilaksanakan KEN ini merupakan pelaksanaan dari Pilar ke 4 Renstra IOG 4.0 yakni melaksanakan kegiatan eksplorasi dalam rangka menemukan cadangan baru. Guna memenuhi keinginan pemerintah, yang telah menargetkan capaian produksi tahun 2030 mendatang sebesar 1 juta barrel minyak per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BCFD).

“Pengeboran eksplorasi yang dilakukan KEN ini merupakan upaya yang dilaksanakan untuk mencapai target tersebut," lanjutnya. Dari itu, dilakukan pula sosialisasi yang dilakukan pihak SKK Migas dan KEN, dengan maksud mendapat dukungan dari Pemkab Mahakam Ulu dan jajaran perangkat kecamatan, kampung dan adat di sekitar lokasi atas kegiatan pengeboran eksplorasi yang akan dilaksanakan.

Bersamaan dengan kegiatan sosialisasi tersebut, juga disertai kegiatan CSR  bidang pendidikan yang diberikan oleh KEN dan Sele Raya Energi, yaitu pembelajaran bahasa Inggris kepada siswa-siswi yang akan berlangsung secara intensif 2 bulan.

Wisnu kembali menekankan, SKK Migas bersama KEN berkomitmen dalam proyek tersebut akan mengutamakan safety. Memberi kesempatan tenaga kerja lokal untuk ikut dalam pekerjaan, disesuaikan dengan kebutuhan dan skill selama proyek berlangsung. Menjaga lingkungan hidup, turut melestarikan kearifan budaya lokal dan selalu berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah dan kampung di area pekerjaan pengeboran Sumur NK-2.

Sebelumnya, KEN telah melaksanakan pengeboran eksplorasi sumur pertama (NK-1X) di tahun 2020 di wilayah Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, namun sumur NK-1X belum konklusif.

Lanjutnya lagi, KEN akan melakukan pekerjaan pengeboran sumur eksplorasi Kedua (Sumur NK-2) untuk menuntaskan hasil pemboran sumur pertama yang merupakan komitmen kerja kepada Pemerintah di lokasi yang sama dengan Sumur NK-1X. "Pengeboran Sumur NK-2 dijadwalkan akan ditajak pada kuartal kedua 2024 yang diharapkan selesai dalam waktu kurang lebih dua bulan," tandas Wisnu. (ndu/k15)

Ulil

Yin.khazan@gmail.com

Editor : Nugroho Pandu Cahyo